Fokus
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Dapat Award Kebijakan Fiskal, Sri Mulyani Singgung UU HPP dan UU HKPD

A+
A-
1
A+
A-
1
Dapat Award Kebijakan Fiskal, Sri Mulyani Singgung UU HPP dan UU HKPD

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Dies Natalis ke-46 UNS, Jumat (11/3/2022).

SOLO, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima penganugerahan UNS Award 2022 Parasamya Anugraha Dharma Bhakti Upabaksana di bidang kebijakan fiskal yang berkeadilan dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Sri Mulyani mengatakan reformasi yang dilakukan pemerintah untuk menciptakan pengelolaan fiskal yang adil dan berkelanjutan. Salah satunya melalui UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) dan UU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

"Kedua legislasi ini akan memperkuat kebijakan penerimaan negara dan perbaikan kualitas belanja transfer ke daerah. Hal ini untuk memperkokoh desentralisasi dan otonomi daerah," katanya dalam acara Dies Natalis ke-46 UNS, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga: PPS Jadi Booster Penerimaan Pajak, Setoran PPh Final Melonjak

Sri Mulyani menuturkan pemerintah saat ini tengah mereformasi APBN yang mencakup peningkatan penerimaan, perbaikan kualitas dan efisiensi belanja pemerintah pusat, pembiayaan, serta pengelolaan perbendaharaan dan kekayaan negara.

Saat ini, lanjutnya, ekonomi Indonesia sudah kembali ke dalam jalur yang untuk menuju tujuan dan cita-cita pembangunan. Namun, pemulihan ekonomi bukan proses yang mulus dan mudah karena akan banyak tantangan yang dapat menimbulkan guncangan.

Beberapa tantangan tersebut di antaranya transisi pandemi dan endemi yang tidak merata, gejolak geopolitik yang menyebabkan kenaikan harga komoditas secara ekstrem, serta disrupsi rantai pasok global yang menimbulkan tekanan inflasi global tinggi.

Baca Juga: Belum Isi Daftar Harta di SPT 2016-2020, Bisa Pembetulan? Ini Kata DJP

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, terdapat pula ancaman perubahan iklim yang harus dijawab secara dini dan dipersiapkan secara teliti, baik dari sisi teknologi, kebijakan, maupun pendanaannya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, menkeu mengajak akademisi di UNS tetap optimistis berbagai tekanan tersebut akan berlalu. Dia mengutip pepatah bahwa musim dingin yang paling berat pun akan takut pada musim semi.

"Ke depan masih akan ada badai dan tantangan yang akan dihadapi. Kita, Indonesia, yang harus selalu siap," ujarnya. (rig)

Baca Juga: WP Punya Opsi Pembetulan SPT Jika Tak Mau Ikut PPS, Begini Kata DJP

Topik : menkeu sri mulyani, UNS Award 2022, kebijakan fiskal, UU HPP, UU HKPD, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Senin, 27 Juni 2022 | 17:35 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

PPS Jadi Booster Penerimaan Pajak, Setoran PPh Final Melonjak

Senin, 27 Juni 2022 | 17:08 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Belum Isi Daftar Harta di SPT 2016-2020, Bisa Pembetulan? Ini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 17:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

WP Punya Opsi Pembetulan SPT Jika Tak Mau Ikut PPS, Begini Kata DJP

Senin, 27 Juni 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Sebut Investasi di Bidang Pendidikan Lebih Menguntungkan

Senin, 27 Juni 2022 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Bareng Coretax System, Penggunaan NIK sebagai NPWP Dimulai Tahun Depan

Senin, 27 Juni 2022 | 15:32 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ikut Kebijakan II PPS? Ini Risiko Jika WP Tidak Ungkap Seluruh Harta

Senin, 27 Juni 2022 | 15:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Ajak Wajib Pajak Ikut PPS, Via Vallen: Daripada Kena Sanksi

Senin, 27 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak Kode Transaksi 04 Lewat e-Faktur Versi 3.2

Senin, 27 Juni 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Sebut Implementasi Pajak Karbon Perlu Timing yang Tepat