Berita
Rabu, 25 November 2020 | 17:18 WIB
KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
Rabu, 25 November 2020 | 17:15 WIB
PELAYANAN INVESTASI
Rabu, 25 November 2020 | 16:30 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 25 November 2020 | 16:04 WIB
PMK 180/2020
Review
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
STATISTIK DESENTRALISASI FISKAL
Komunitas
Rabu, 25 November 2020 | 14:08 WIB
PODTAX
Rabu, 25 November 2020 | 10:34 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 25 November 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Selasa, 24 November 2020 | 10:32 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase
Glosarium

Biayai Penanganan Covid-19, Rasio Utang Tembus 103,5% dari PDB

A+
A-
0
A+
A-
0
Biayai Penanganan Covid-19, Rasio Utang Tembus 103,5% dari PDB

Ilustrasi. (DDTCNews)

LONDON, DDTCNews – Otoritas statistik, Office for National Statistics (ONS) mencatat rasio utang pemerintah hingga September 2020 meningkat tajam menjadi 103,5% dari PDB lantaran tingginya kebutuhan dana untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Berdasarkan data ONS, Pemerintah Inggris telah menarik utang sebesar £36,1 miliar pada September 2020 atau setara dengan Rp693 triliun. Konsekuensinya, total utang pemerintah tembus £2,1 triliun atau 103,5% dari PDB.

"Angka ini [103,5% dari PDB] merupakan merupakan level tertinggi sejak 1960," tulis laporan ONS dikutip Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Negara ini Adopsi Teknologi Biometrik dalam Registrasi Pemungut PPN

ONS menyebutkan lonjakan utang pemerintah tersebut disebabkan oleh dua faktor dominan. Pertama, menjamin tersedia sumber dana untuk melakukan belanja dalam upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

Kedua, peningkatan utang karena realisasi penerimaan pajak yang anjlok, terendah sejak 1920-an. Adapun, laju utang pemerintah sepanjang April hingga September 2020 sudah mencapai £208,5 miliar, naik 6 kali lipat dari periode yang sama tahun lalu.

Menyikapi data statistik tersebut, Britain's Office for Budget Responsibility (OBR) selaku otoritas pengawas anggaran memprediksi utang pemerintah untuk tahun fiskal 2021/2022 akan tembus senilai £372 miliar atau setara dengan 18,9% PDB nasional.

Baca Juga: Judi Sabung Ayam Online Dilegalkan, Kena Pajak 5%

Pada paruh kedua pelaksanaan anggaran, lanjut OBR, pemerintah akan menghadapi tuntutan untuk menaikkan belanja penanganan pandemi menyusul pemberlakuan kembali karantina wilayah atau lockdown di beberapa kota besar.

"Dengan kembali berlakunya lockdown ada risiko peningkatan belanja karena pemerintah ditekan untuk memberikan dukungan ekstra kepada bisnis yang tutup dan kepada karyawannya," sebut OBR seperti dilansir thedailystar.net. (rig)

Baca Juga: Tarik Pajak dari Pengalihan Laba, Negara Ini Raup Ratusan Triliun
Topik : inggris, rasio utang terhadap PDB, penerimaan pajak anjlok, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 18 November 2020 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 15:44 WIB
KOREA SELATAN
berita pilihan
Rabu, 25 November 2020 | 17:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 25 November 2020 | 17:18 WIB
KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
Rabu, 25 November 2020 | 17:15 WIB
PELAYANAN INVESTASI
Rabu, 25 November 2020 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 16:30 WIB
UU CIPTA KERJA
Rabu, 25 November 2020 | 16:22 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 16:04 WIB
PMK 180/2020
Rabu, 25 November 2020 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 25 November 2020 | 15:32 WIB
KEUANGAN NEGARA