Academy_TP FMCG 2026
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
Academy - SPT PPh Badan September 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
APBN 2026

Harga Komoditas Bisa Kerek Pajak, Suahasil Waspadai Kenaikan Belanja

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Senin, 21 September 2026 | 21.30 WIB
Harga Komoditas Bisa Kerek Pajak, Suahasil Waspadai Kenaikan Belanja
<p>Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan lonjakan harga komoditas dunia, termasuk minyak mentah, batu bara, dan nikel, akan ikut mengerek penerimaan perpajakan nasional.

Namun, lanjut Suahasil, pemerintah juga tetap perlu waspada karena pada saat yang bersamaan lonjakan harga komoditas tertentu berisiko mendorong kenaikan belanja, terutama belanja subsidi energi.

"Kalau [harga] minyak brent itu naik, maka bukan subsidi saja yang naik, tapi penerimaan juga ada kenaikan. Tapi kita mesti waspadai," katanya, dikutip pada Senin (21/9/2026).

Menurut Suahasil, kenaikan harga komoditas seperti crude palm oil (CPO) juga dapat berdampak terhadap penerimaan negara, terlebih karena Indonesia merupakan salah satu eksportir CPO.

"Kalau harga CPO naik, penerimaan bisa meningkat, baik pajak yang biasa maupun pungutan ekspor. Namun, ini memiliki dampak kepada belanja yang juga akan meningkat," tuturnya.

Mengingat peningkatan harga komoditas dunia tidak selalu berdampak positif dan menguntungkan terhadap APBN, lanjut Suahasil, pemerintah akan terus mewaspadai perubahan harga komoditas di pasar global.

Selain itu, pemerintah juga melakukan simulasi (stress test) untuk melihat dampak gejolak harga komoditas global terhadap APBN. Melalui stress test, pemerintah dapat memetakan ruang fiskal untuk menyerap guncangan sehingga tidak mengganggu target-target APBN tahun ini.

"Ini yang kami perhatikan secara terus-menerus dan 6 angka ini [enam asumsi dasar ekonomi makro] menunjukkan bagaimana dinamika yang terjadi, dan yang harus kita antisipasi supaya APBN-nya bisa tetap berjalan on track," ujar Suahasil. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.