[Academy] EB_IC PI 2026
[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
KEBIJAKAN PERPAJAKAN

Masih Ada Waktu Sampai Akhir Tahun, Purbaya Godok Tambahan Layer CHT

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13.00 WIB
Masih Ada Waktu Sampai Akhir Tahun, Purbaya Godok Tambahan Layer CHT
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tambahan lapisan tarif cukai hasil tembakau (CHT) akan diterapkan pada tahun ini.

Purbaya mengatakan dirinya akan segera mendiskusikan kebijakan penambahan layer cukai rokok dengan DPR. Menurutnya, masih ada sisa waktu hingga akhir tahun ini untuk merampungkan rencana penerapan lapisan CHT baru.

"Kalau untuk [tambahan lapisan baru] cukai rokok, kita akan coba terapkan tahun ini, setelah saya bicara dengan parlemen," katanya, dikutip pada Sabtu (15/8/2026).

Purbaya menjelaskan pemerintah dan DPR belum membahas penambahan lapisan CHT lantaran masih fokus menyusun RAPBN 2027. Setelah penyusunan RAPBN rampung, pemerintah akan menggodok kebijakan penambahan layer CHT.

Dia menerangkan lapisan tarif cukai rokok yang baru nantinya diharapkan akan mendorong produsen rokok ilegal supaya beroperasi secara legal dan membayarkan cukai ke negara.

"Kami masih belum ketemu karena belum dapat waktu, setelah 17 Agustus ini kan baru kita ketemu DPR untuk memastikan CHT, tujuannya supaya yang ilegal-ilegal bisa masuk ke sistem legal," ujar menkeu.

Purbaya meyakini penambahan layer CHT juga dimaksudkan untuk mempertahankan lapangan kerja bagi pekerjanya ketika pabrik-pabrik beroperasi secara legal. Jika masih membandel, dia pun tidak segan-segan akan memberantas produsen rokok ilegal di dalam negeri.

"Saya bisa menutup semua yang ilegal setelah itu [kebijakan diberlakukan]. Kalau mereka enggak dikasih hidup kan saya dosa, tapi kalau sudah saya kasih ruang untuk hidup terus yang ilegal betulan saya pukul, saya dosanya enggak banyak-banyak amat lha," tutur Purbaya. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.