JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduga ada oknum pegawai pajak yang sengaja memanas-manasi wajib pajak untuk mengeluhkan pencairan restitusi.
Menurut Purbaya, narasi tersebut tidak sesuai realitas mengingat nilai restitusi pada tahun ini justru lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
"Dengan angka itu enggak mungkin ada keluhan. Berarti orang pajak sendiri yang main. Jadi ditakut-takutin tuh, ayo protes-protes. Karena angka riilnya lebih tinggi, tingginya lebih besar lagi," ujar Purbaya, dikutip pada Sabtu (27/6/2026).
Purbaya mengatakan pencairan restitusi pada 4 bulan pertama 2026 mencapai Rp160 triliun atau setara dengan pencairan restitusi pada Januari-September 2025.
Dengan data ini, Purbaya pun berkesimpulan pencairan restitusi sepanjang 2026 berpotensi mencapai Rp500 triliun, di atas nilai restitusi pada 2025 yang senilai Rp360 triliun.
"Restitusi yang keluar dari kita sekarang sudah lebih tinggi dibanding tahun lalu dalam periode yang sama. Harusnya mereka terima duit lebih banyak. Cuma, mungkin ada sebagian yang main dengan pejabat pajak meributkan, supaya restitusinya cepat, supaya orang pajak dapat lagi," ujar Purbaya.
Purbaya pun meminta jajaran pegawai pajak untuk tidak membuat keributan mengenai restitusi pajak. Bila keributan masih berlanjut, dia bakal melakukan pemeriksaan.
"Jadi orang pajak jangan main-main, jangan bikin ribut di luar. Kasih tahu orang pajak, jangan bikin ribut di luar lagi. Kalau ada ribut-ribut lagi, saya periksa betulan," ujar Purbaya. (dik)
