DUBLIN, DDTCNews - Pemerintah Irlandia berencana mengenakan pajak atas properti-properti yang terbengkalai.
Menteri Keuangan Simon Harris mengatakan usulan pajak properti terbengkalai akan dimasukkan dalam RUU Keuangan pada akhir 2026. Pajak baru tersebut akan menggantikan pajak lahan terbengkalai yang berlaku saat ini, yang kerap dikritik karena gagal menambah penerimaan negara.
"Pajak ini akan dikenakan sebesar 7% dari nilai pasar properti," katanya, dikutip pada Jumat (3/4/2026).
Menurut estimasi pemerintah, setidaknya ada 19.000 properti yang dapat tercakup oleh pajak properti terbengkalai.
Pemerintah masih berupaya menyusun rancangan kebijakan pajak properti terbengkalai. Salah satu aspek yang paling menantang adalah mendefinisikan properti terbengkalai.
Pajak properti terbengkalai bertujuan mengubah perilaku masyarakat yang gemar menyimpan aset berupa properti tetapi tidak memanfaatkannya. Melalui pengenaan pajak ini, pemerintah ingin memastikan properti tidak dibiarkan terbengkalai selama bertahun-tahun sementara banyak masyarakat kesulitan mengakses properti untuk hunian atau tempat usaha.
Pajak properti terbengkalai diharapkan bisa mulai diterapkan pada 2027. Sebelum kebijakan ini berjalan, pemilik akan diberi kesempatan untuk mengajukan pernyataan jika mereka yakin propertinya tidak terbengkalai.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri John Cummins sempat menyatakan pemerintah sedang merancang situs yang memetakan properti terbengkalai di seluruh wilayah Irlandia. Setiap dewan kota diberi tugas untuk mendaftarkan properti terbengkalai di daerah masing-masing.
Proyek ini akan memetakan setiap properti terbengkalai secara individual di 31 pemerintah daerah. Keberadaan peta digital tersebut bakal mendukung rencana kebijakan pajak properti terbengkalai.
Pajak properti terbengkalai akan dipungut langsung oleh otoritas pajak, bukan pemerintah daerah.
"Pesan yang disampaikan sangat jelas. Kami memiliki skema untuk mengatasi masalah properti terbengkalai. Jika pemilik properti ini tidak menggunakan skema tersebut, mereka akan dikenakan pajak properti terbengkalai yang signifikan," ujar Cummins dilansir irishexaminer.com. (dik)
