JAKARTA, DDTCNews - Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan validasi atas data penerima makan bergizi gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan validasi dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Sosial.
"Validasi data penerima manfaat menjadi prioritas kami agar pelaksanaan Program MBG semakin tepat sasaran. Selain integrasi data dari berbagai wali data, kami juga melakukan verifikasi langsung dari tingkat bawah untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat," katanya, dikutip pada Selasa (2/6/2026).
Verifikasi akan dilakukan atas ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK termasuk para santri di pondok pesantren. Verifikasi dimaksud dilakukan oleh SPPI tingkat kecamatan bersama lurah/kepala desa.
Sebagai bentuk transparansi, validasi data penerima MBG bisa diakses publik melalui laman validasidatapm.bgn.go.id.
"Jika terdapat ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik, maupun santri yang belum terdata atau belum menerima layanan MBG, informasi tersebut dapat disampaikan kepada BGN via Koordinator SPPI Kecamatan atau hotline WhatsApp 0851-1139-4466," ujar Sony.
Sebagai informasi, anggaran yang dialokasikan untuk BGN dalam rangka pelaksanaan MBG pada tahun ini mencapai Rp268 triliun. Hingga April 2026, realisasi belanja MBG sudah Rp75 triliun, naik 35,53% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.
MBG sudah tersalur kepada 62 juta penerima manfaat yang terdiri dari 48,8 juta siswa sekolah dan 13,2 juta penerima manfaat selain siswa. (rig)
