SURAKARTA, DDTCNews â Sekretaris Daerah Surakarta memberikan tanggapan terkait dengan viralnya foto sepeda motor berpelat AD di Sukoharjo yang ditempeli stiker "Belum Lunas Pajak".
Sekda Kota Surakarta Astrid Widayani menyatakan belum menerima laporan terbaru dari kebijakan tersebut. Dia mengaku akan berkoordinasi dan mempelajari mekanismenya terlebih dahulu dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
âSaya belum monitor. Nanti, segera saya koordinasikan dengan Bapenda. Itu mungkin fungsi dari Bapenda dalam rangka menegakkan kebijakannya di sana. Nanti kami monitor juga di lapangan seperti apa,â katanya, dikutip pada Jumat (10/7/2026).
Astrid menuturkan setiap kebijakan yang berkaitan dengan kepatuhan pajak tentu memiliki tahapan sebelum diterapkan. Untuk itu, pemkot akan melihat proses yang telah dilakukan Bapenda, termasuk upaya sosialisasi kepada masyarakat.
âNanti, melihat dari tugasnya Bapenda saja. Mungkin kan sudah ada imbauan, pasti sudah melewati beberapa tahapan,â ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Astrid juga sempat menanggapi kebijakan pembatasan pembelian BBM bersubsidi bagi penunggak pajak kendaraan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dia memandang setiap daerah memiliki karakteristik dan pendekatan yang berbeda. Menurutnya, Pemkot Surakarta akan mempertimbangkan respons masyarakat sebelum mengambil kebijakan serupa.
âSetiap tempat pasti akan menyesuaikan juga dari feedback atau respons masyarakat seperti apa, akan jadi masukan kami dan juga pertimbangan," tuturnya seperti dilansir www.batuahnews.id. (rig)
