Fokus
Literasi
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

A+
A-
0
A+
A-
0
AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

Ilustrasi. Revel, penyewaan berbasis aplikasi, kendaraan listrik Tesla terlihat berkendara di New York City, Amerika Serikat, Senin (8/11/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid/WSJ/cfo

MEXICO CITY, DDTCNews – Pemerintah Meksiko mengancam akan menuntut pemerintah AS menyusul adanya rencana Presiden Joe Biden untuk memberikan subsidi atas pembelian kendaraan listrik yang diproduksi oleh serikat pekerja.

Sekretaris Ekonomi Meksiko Tatiana menilai rencana pemberian subsidi melalui skema kredit pajak (tax credit) hingga USD12.500 atau Rp180 juta bagi pabrik otomotif serikat pekerja tersebut melanggar perjanjian perdagangan bebas antara AS, Meksiko, dan Kanada.

“Kami akan menerapkan pembalasan perdagangan. Sebab, kebijakan tersebut tidak konsisten dengan kewajiban AS di bawah TMC dan aturan Organisasi Perdagangan Dunia,” katanya seperti dilansir washingtonpost.com, Selasa (7/11/2021).

Baca Juga: Ada Pajak Minimum, Beban Pajak Korporasi AS Bakal Tembus US$223 Miliar

Clouthier menjelaskan pemberian kredit pajak tersebut akan memberikan keuntungan bagi kendaraan listrik buatan AS ketimbang Meksiko. Hal ini dikarenakan skema kredit pajak Pemerintah AS tersebut dapat mengurangi biaya mobil listrik hingga US$12.500,00.

Keputusan mengenai pemberlakuan kebijakan masih belum ditentukan. Senat memperkirakan akan memberikan suaranya pada akhir Desember ini. Meski demikian, sumber ketegangan antara AS dan Meksiko sebenarnya tidak hanya dipicu soal kredit pajak kendaraan listrik.

Duta besar AS untuk Meksiko Ken Salazar sebelumnya menjelaskan AS memiliki keprihatinan serius tentang upaya Pemerintah Meksiko yang membatasi persaingan di sektor tenaga listrik. Adapun upaya tersebut diusulkan Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador.

Baca Juga: Tak Hanya Kumpulkan Data, Kantor Pajak Juga 'Tandai' Kedai Kekinian WP

Meksiko mengusulkan perubahan konstitusi untuk membatasi pangsa pasar pembangkit listrik swasta dan mendukung perusahaan utilitas milik negara. Namun, sekitar 20 anggota kongres dan senator Texas menilai proposal tersebut justru akan mendiskriminasi produsen energi Amerika.

RUU yang diajukan López Obrador akan membatalkan kontrak 34 pembangkit swasta yang menjual listrik ke jaringan nasional. Kemudian, hampir semua pembangkit tersebut dijalankan dengan sumber energi terbarukan atau gas alam. (vallen/rig)

Baca Juga: Semua Sistem DJP Bakal Pakai NIK Sebagai Basis Data Wajib Pajak OP
Topik : meksiko, as, kredit pajak, subsidi, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Negara Raup Rp185 Triliun, 66 Persennya Berasal dari Cukai Rokok

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Insentif Perpajakan Sudah Telan Rp9,9 Triliun Hingga 5 Agustus 2022

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:30 WIB
BERITA PERPAJAKAN HARI INI

Peraturan Baru, Batasan Harga CPO yang Bebas Bea Keluar Diturunkan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:17 WIB
KINERJA FISKAL

Lanjutkan Tren, APBN Surplus Rp106,1 Triliun Hingga Juli 2022

berita pilihan

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Ada Pajak Minimum, Beban Pajak Korporasi AS Bakal Tembus US$223 Miliar

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KP2KP PINRANG

Tak Hanya Kumpulkan Data, Kantor Pajak Juga 'Tandai' Kedai Kekinian WP

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Semua Sistem DJP Bakal Pakai NIK Sebagai Basis Data Wajib Pajak OP

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:09 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA

Peta PBB Bisa Diakses di Aplikasi 'Jakarta Satu', Ada ID Objek Pajak

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB
APBN 2022

APBN Cetak Surplus Lagi, Pembiayaan Utang Turun 49,5 Persen

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 17:23 WIB
KP2KP PANGKAJENE

Belum Tuntas Lapor SPT, Pemilik Kedai Makan Didatangi Petugas Pajak

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PAJAK DAERAH

BPKP Sebut Banyak Pemda Tak Serius Tetapkan Angka Target Pajak

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 16:30 WIB
METERAI ELEKTRONIK

Muncul Kasus e-Meterai Palsu, Peruri Ungkap Modusnya

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:45 WIB
DDTC ACADEMY - INTENSIVE COURSE

Pentingnya Mendalami Pemahaman Pajak Internasional, Termasuk P3B

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK DAERAH

Cara Blokir STNK Secara Online di Provinsi Jawa Barat