Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 13 Januari 2022 | 16:37 WIB
TAX ALLOWANCE (3)
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

A+
A-
0
A+
A-
0
AS Mau Subsidi Mobil Listrik, Meksiko Ancam Retaliasi Dagang

Ilustrasi. Revel, penyewaan berbasis aplikasi, kendaraan listrik Tesla terlihat berkendara di New York City, Amerika Serikat, Senin (8/11/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid/WSJ/cfo

MEXICO CITY, DDTCNews – Pemerintah Meksiko mengancam akan menuntut pemerintah AS menyusul adanya rencana Presiden Joe Biden untuk memberikan subsidi atas pembelian kendaraan listrik yang diproduksi oleh serikat pekerja.

Sekretaris Ekonomi Meksiko Tatiana menilai rencana pemberian subsidi melalui skema kredit pajak (tax credit) hingga USD12.500 atau Rp180 juta bagi pabrik otomotif serikat pekerja tersebut melanggar perjanjian perdagangan bebas antara AS, Meksiko, dan Kanada.

“Kami akan menerapkan pembalasan perdagangan. Sebab, kebijakan tersebut tidak konsisten dengan kewajiban AS di bawah TMC dan aturan Organisasi Perdagangan Dunia,” katanya seperti dilansir washingtonpost.com, Selasa (7/11/2021).

Baca Juga: Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

Clouthier menjelaskan pemberian kredit pajak tersebut akan memberikan keuntungan bagi kendaraan listrik buatan AS ketimbang Meksiko. Hal ini dikarenakan skema kredit pajak Pemerintah AS tersebut dapat mengurangi biaya mobil listrik hingga US$12.500,00.

Keputusan mengenai pemberlakuan kebijakan masih belum ditentukan. Senat memperkirakan akan memberikan suaranya pada akhir Desember ini. Meski demikian, sumber ketegangan antara AS dan Meksiko sebenarnya tidak hanya dipicu soal kredit pajak kendaraan listrik.

Duta besar AS untuk Meksiko Ken Salazar sebelumnya menjelaskan AS memiliki keprihatinan serius tentang upaya Pemerintah Meksiko yang membatasi persaingan di sektor tenaga listrik. Adapun upaya tersebut diusulkan Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador.

Baca Juga: Urutin Dokumen, Bukan Urutin yang Lain!

Meksiko mengusulkan perubahan konstitusi untuk membatasi pangsa pasar pembangkit listrik swasta dan mendukung perusahaan utilitas milik negara. Namun, sekitar 20 anggota kongres dan senator Texas menilai proposal tersebut justru akan mendiskriminasi produsen energi Amerika.

RUU yang diajukan López Obrador akan membatalkan kontrak 34 pembangkit swasta yang menjual listrik ke jaringan nasional. Kemudian, hampir semua pembangkit tersebut dijalankan dengan sumber energi terbarukan atau gas alam. (vallen/rig)

Baca Juga: BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang
Topik : meksiko, as, kredit pajak, subsidi, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 17 Januari 2022 | 09:11 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 16 Januari 2022: Sebanyak 4.551 Wajib Pajak Sudah Ikut PPS

Senin, 17 Januari 2022 | 08:15 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Sejumlah Insentif Pajak Temporer Bakal Disetop, Ini Alasan Pemerintah

Minggu, 16 Januari 2022 | 16:00 WIB
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Potensi Pajak Besar, 20 Pemilik Mobil Mewah Diminta Mutasi Pelat Nomor

Minggu, 16 Januari 2022 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Belum Ada Mekanisme Pemotongan, Pajak Cryptocurrency Disetor Sendiri

berita pilihan

Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Negara Uni Eropa Punya 3 Skema Adopsi Pajak Minimum Global, Apa Saja?

Senin, 17 Januari 2022 | 16:25 WIB
CERITA DAN HUMOR PAJAK

Urutin Dokumen, Bukan Urutin yang Lain!

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
ANGKA KEMISKINAN

BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

Senin, 17 Januari 2022 | 14:45 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Enam Kondisi Bukti Pot/Put Unifikasi Tetap Perlu Dibuat

Senin, 17 Januari 2022 | 13:57 WIB
PMK 186/2021

Terbit PMK Baru Soal Pengawasan Akuntan Publik, Ini yang Diatur

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.965 Triliun Per November 2021