Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Wuih, Pajak Karbon Naik 50%

A+
A-
1
A+
A-
1
Wuih, Pajak Karbon Naik 50%

OTTAWA, DDTCNews—Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tetap membiarkan tarif pajak karbon di negaranya meningkat 50% mulai 1 April 2020, di tengah krisis pandemi virus Corona atau Covid-19 merusak perekonomian dan membuat ribuan orang Kanada kehilangan pekerjaan.

Partai Konservatif, pemilik 122 kursi dari 278 kursi di DPR Kanada, menuntut agar PM Trudeau membatalkan kenaikan pajak karbon. Pajak tersebut menaikkan harga karbon pada pembelian bahan bakar menjadi CA$30 per ton dari sebelumnya CA$20.

Hal itu berarti pengemudi akan membayar sekitar dua sen ekstra satu liter di pompa bensin. Pajak ini berlaku di Provinsi Alberta, Saskatchewan, Manitoba, Ontario, Nunavut dan Yukon. Tidak ada satupun provinsi yang menerapkan harga mereka sendiri pada karbon yang memenuhi standar federal.

Baca Juga: Jokowi Rilis Perpres Baru, Bantuan Kartu Prakerja Bisa Diminta Kembali

Tim Uppal, anggota DPR dari Partai Konservatif Edmonton, meminta Trudeau membatalkan semua kenaikan pajak yang direncanakan selama pandemi Covid-19, termasuk pajak karbon. Pajak tersebut menyakiti perasaan rakyat Kanada yang sedang berjuang di tengah pandemi virus Corona.

“Terlalu banyak orang khawatir tentang bagaimana mereka membayar sewa atau membeli makanan. Hal terakhir yang mereka butuhkan adalah kenaikan 50% pajak karbon, yang akan meningkatkan biaya gas, bahan makanan dan pemanas rumah,” katanya, Kamis (2/4/2020).

Namun, PM Trudeau sendiri mencatat bahwa Pemerintah Federal Kanada juga membayar potongan harga yang dimaksudkan untuk memberi orang Kanada lebih banyak uang daripada yang mereka bayarkan dalam pajak karbon.

Baca Juga: Sumbangan Covid-19 dalam Bentuk Jasa Antar Jemput Tenaga Medis

“Harga polusi telah dirancang untuk memasukkan lebih banyak uang ke kantong rumah tangga, lebih banyak uang di kantong kelas menengah sementara kita melakukan hal-hal yang diperlukan untuk memerangi polusi dan melindungi planet kita,” katanya seperti dilansir nationalpost.com.

Michael Berstein, Direktur Eksekutif Clean Prosperity, satu LSM di Kanada, menyarankan pemerintah agar memperbaiki program rabat selama krisis. Selain itu, ia menyarankan potongan harga dikirim sebagai pembayaran langsung ke rumah tangga, bukan sebagai kredit pajak.

Selain isu kenaikan pajak karbon ini, PM Trudeau juga telah berjanji untuk menyumbangkan kenaikan otomatis dalam gajinya, sebagaimana diatur dalam UU yang disahkan pada 2005 mengenai kenaikan gaji secara otomatis setiap 1 April, untuk amal pandemi Covid-19. (Bsi)

Baca Juga: Simak di Sini, Sri Mulyani Paparkan Data Pemanfaat Insentif Pajak
Topik : kanada, pajak karbon, virus Corona
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:23 WIB
DDTC NEWSLETTER
Kamis, 25 Juni 2020 | 15:19 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 24 Juni 2020 | 13:43 WIB
TARGET PEMBANGUNAN
Selasa, 23 Juni 2020 | 15:21 WIB
PELAYANAN PAJAK
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 07:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 12 Juli 2020 | 06:01 WIB
SE-38/PJ/2020
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD