Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Wamenkeu: Ahli Akuntansi Keuangan Negara Masih Kurang

12
12

JAKARTA, DDTCNews - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menyoroti masih rendahnya literasi di bidang akuntansi keuangan negara. Hal ini kemudian berimplikasi pada masih minimnya ahli di bidang tersebut.

"Yang ahli akuntansi di bidang keuangan negara sangat sedikit," katanya dalam peresmian perpustakaan riset Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kamis (28/6).

Karena itu, lanjut Mardiasmo, meningkatkan infastruktur literasi menjadi salah satu kunci mendorong riset di bidang akuntansi keuangan negara. Dengan melimpahnya sumber dan saran pengetahuan diharapkan dapat menjadi stimulus untuk mencetak lebih banyak akhli di bidang akuntansi khususnya di sektor keuangan negara.

Baca Juga: Wamenkeu: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Efektif dan Efisien

"Akuntansi semakin penting bagi sektor privat maupun sektor publik. Riset untuk akuntansi sektor publik masih rendah. Perpustakaan riset menjadi pintu masuk agar mahasiswa juga tertarik pada keuangan negara," terangnya.

Lebih lanjut, Mardiasmo berharap peresmian Perpustakaan Riset Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara dapat menjawab urgensi pengembangan dan penelitian di bidang akuntansi sektor publik, sehingga dapat mendorong tingkat literasi dan kegiatan riset.

Adapun perpustakaan riset BPK menyediakan data, informasi, dan pengetahuan yang komprehensif mengenai keuangan publik. Koleksi perpustakaan riset ini terdiri atas 21.852 eksemplar buku dengan 17.410 judul buku dan jurnal digital.

Baca Juga: Wamenkeu: Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Negara Mutlak Dilakukan

Perpustakaan riset tersebut juga mendukung pelayanan BPK untuk kebutuhan referensi. Selama tiga tahun terakhir, BPK telah melayani 217 permintaan data yang terdiri dari penulisan skripsi 161 permintaan, penulisan tesis 44 permintaan, dan penulisan disertasi 12 permintaan.

Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar berharap Perpustaan Riset BPK dapat bersinergi dengan Perpustakaan Nasional RI, perpustakaan di kementerian-lembaga, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan internal auditor untuk efektivitas layanan dan publikasi. (Amu)

Baca Juga: Peringati Hari Anti Korupsi, Ini Pesan Wamenkeu untuk Pegawai DJP

Karena itu, lanjut Mardiasmo, meningkatkan infastruktur literasi menjadi salah satu kunci mendorong riset di bidang akuntansi keuangan negara. Dengan melimpahnya sumber dan saran pengetahuan diharapkan dapat menjadi stimulus untuk mencetak lebih banyak akhli di bidang akuntansi khususnya di sektor keuangan negara.

Baca Juga: Wamenkeu: Pengelolaan Keuangan Negara Harus Efektif dan Efisien

"Akuntansi semakin penting bagi sektor privat maupun sektor publik. Riset untuk akuntansi sektor publik masih rendah. Perpustakaan riset menjadi pintu masuk agar mahasiswa juga tertarik pada keuangan negara," terangnya.

Lebih lanjut, Mardiasmo berharap peresmian Perpustakaan Riset Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara dapat menjawab urgensi pengembangan dan penelitian di bidang akuntansi sektor publik, sehingga dapat mendorong tingkat literasi dan kegiatan riset.

Adapun perpustakaan riset BPK menyediakan data, informasi, dan pengetahuan yang komprehensif mengenai keuangan publik. Koleksi perpustakaan riset ini terdiri atas 21.852 eksemplar buku dengan 17.410 judul buku dan jurnal digital.

Baca Juga: Wamenkeu: Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Negara Mutlak Dilakukan

Perpustakaan riset tersebut juga mendukung pelayanan BPK untuk kebutuhan referensi. Selama tiga tahun terakhir, BPK telah melayani 217 permintaan data yang terdiri dari penulisan skripsi 161 permintaan, penulisan tesis 44 permintaan, dan penulisan disertasi 12 permintaan.

Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar berharap Perpustaan Riset BPK dapat bersinergi dengan Perpustakaan Nasional RI, perpustakaan di kementerian-lembaga, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan internal auditor untuk efektivitas layanan dan publikasi. (Amu)

Baca Juga: Peringati Hari Anti Korupsi, Ini Pesan Wamenkeu untuk Pegawai DJP
Topik : badan pemeriksa keuangan, perpustakaan riset, keuangan negara
Komentar
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Senin, 03 Oktober 2016 | 20:23 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Rabu, 21 September 2016 | 08:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:55 WIB
INSENTIF PENDIDIKAN
Selasa, 20 September 2016 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN INVESTASI
berita pilihan
Selasa, 04 Desember 2018 | 14:21 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 14:02 WIB
TAX AMNESTY
Kamis, 25 April 2019 | 13:16 WIB
PEMBANGKIT LISTRIK
Jum'at, 26 April 2019 | 18:57 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Rabu, 21 November 2018 | 14:53 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Kamis, 06 Juni 2019 | 08:15 WIB
REFORMASI PAJAK
Rabu, 10 Juli 2019 | 10:31 WIB
INSENTIF FISKAL
Selasa, 07 Mei 2019 | 15:33 WIB
REFORMA AGRARIA
Rabu, 10 Juli 2019 | 12:54 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 07 Mei 2019 | 16:20 WIB
INSENTIF FISKAL