Berita
Rabu, 29 September 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021
Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
KINERJA FISKAL
Review
Selasa, 28 September 2021 | 12:00 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:15 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 10:30 WIB
Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman:
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)
Selasa, 28 September 2021 | 11:30 WIB
KAMUS AKUNTANSI PAJAK
Selasa, 28 September 2021 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Usulan IMF Menaikkan Tarif Cukai Rokok Ditolak, Ini Alasannya

A+
A-
0
A+
A-
0
Usulan IMF Menaikkan Tarif Cukai Rokok Ditolak, Ini Alasannya

Ilustrasi. (DDTCNews)

NASSAU, DDTCNews—Pemerintah Bahama menolak proposal Dana Moneter Internasional (IMF) untuk meningkatkan tarif cukai atas produk tembakau dan alkohol untuk tahun fiskal 2020-2021.

Plt. Menteri Keuangan Marlon Johnson mengakui usul IMF perihal kenaikan tarif cukai tembakau dan alkohol sebenarnya masuk dalam pertimbangan pemerintah dalam menyusun anggaran tahun fiskal 2020-2021.

“Selama penyusunan anggaran banyak ide dan pertimbangan yang disampaikan, tetapi itu (rencana kenaikan cukai alkohol dan tembakau) tidak muncul dalam presentasi anggaran," katanya Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Keuangan Negara Stabil, Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Depan

Tidak masuknya rencana kenaikan cukai tembakau dan alkohol dalam pagu anggaran 2020-2021 disinyalir karena tidak populer di mata konsumen. Belum lagi, rencana tersebut juga bertentangan dengan janji politik Wakil Perdana Menteri K. Peter Turnquest.

Wakil Perdana Menteri pernah mengatakan bahwa dirinya berjanji tidak akan mengenakan pajak baru atau meningkatkan beban pajak setelah pandemi Covid-19. Untuk itu tak mengherankan jika rekomendasi IMF tidak masuk dalam anggaran fiskal 2020-2021.

Menurutnya, masyarakat Bahama sudah terpuruk secara ekonomi karena pandemi dengan meningkatnya jumlah pengangguran dan pembatasan kegiatan ekonomi karena kebijakan karantina wilayah yang diterapkan pemerintah.

Baca Juga: Dukung Bisnis Restoran, Penghasilan dari Tip Bakal Bebas Pajak

IMF sendiri memperkirakan kenaikan tarif cukai atas komoditas tembakau sebesar 10% dan alkohol sebesar B$5/galon akan meningkatkan penerimaan Bahama sebesar B$30 juta/tahun atau setara dengan Rp418 miliar.

Meski begitu, pemerintah berpendapat kenaikan tarif tembakau dan alkohol tidak signifikan meningkatkan penerimaan negara lantaran defisit fiskal pada 2020-2021 diproyeksikan mencapai B$1,3 miliar.

Dilansir dari The Tribune, pemerintah juga ternyata tidak mengikuti rekomendasi IMF untuk memotong belanja rutin hingga B$300 juta. Pemerintah Bahama diketahui hanya memangkas anggaran belanja rutin pemerintah sebesar B$113,5 juta. (rig)

Baca Juga: Rencana Pajak Baru Atas BBM Memantik Pro-Kontra

Topik : pajak internasional, cukai tembakau, bahama, IMF

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 September 2021 | 16:30 WIB
MOLDOVA

Cegah Penghindaran Pajak, Moldova Bakal Bertukar Informasi Keuangan

Jum'at, 24 September 2021 | 16:00 WIB
FILIPINA

Presiden Terbitkan Aturan Baru Soal Pajak Judi Online

Jum'at, 24 September 2021 | 14:00 WIB
INGGRIS

Pertimbangkan Pandemi, Digitalisasi Sistem PPh Badan Mundur ke 2025

Jum'at, 24 September 2021 | 12:00 WIB
YUNANI

Sempat Dinyatakan Bangkrut, Negara Ini Kini Tebar Insentif Pajak

berita pilihan

Rabu, 29 September 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BI Beberkan 4 Kunci UMKM Tembus Pasar Dunia, Apa Saja?

Rabu, 29 September 2021 | 08:41 WIB
KURS PAJAK 29 SEPTEMBER - 5 OKTOBER 2021

Rupiah Masih Tertekan Terhadap Dolar AS

Rabu, 29 September 2021 | 08:05 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Siap Dibawa ke Sidang Paripurna DPR, Ini Target Penerimaan Pajak 2022

Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
KINERJA FISKAL

Menkeu Minta Jajarannya Kerja Keras Kerek Defisit APBN ke Bawah 3%

Rabu, 29 September 2021 | 07:30 WIB
KOREA SELATAN

Dilatari Politik, Korea Bakal Tunda Pengenaan Pajak Kripto

Rabu, 29 September 2021 | 07:00 WIB
LATVIA

Keuangan Negara Stabil, Tak Ada Kenaikan Pajak Tahun Depan

Selasa, 28 September 2021 | 18:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Menyambut Momentum Baru Digitalisasi Sistem Pajak Indonesia

Selasa, 28 September 2021 | 17:47 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (4)

Pengenaan Sanksi Kenaikan Pajak dalam UU KUP, Apa Saja?

Selasa, 28 September 2021 | 17:37 WIB
KINERJA BUMN

Erick Thohir: Setoran Pajak BUMN Masih Stagnan Tahun Ini

Selasa, 28 September 2021 | 17:05 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Lantik 4 Pejabat Eselon II Kemenkeu