Review
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Tarif PPh Badan Berbalik akan Dinaikkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Tarif PPh Badan Berbalik akan Dinaikkan

MADRID, DDTCNews – Pemerintah Spanyol mengumumkan rencana untuk meningkatkan pajak penghasilan bagi perusahaan (PPh Badan) dari posisi terakhir 25%, berbalik arah setelah dua tahun ini turun dari posisi semula 30%.

Menteri Ekonomi Spanyol Luis de Guindos mengatakan, Spanyol akan meningkatkan penerimaan dengan cara memajukan tenggat pembayaran dan meningkatkan presentase pajak minimum yang harus dibayarkan perusahaan dalam satu tahun pajak.

“Rencananya nanti kami akan memajukan jadwal pembayaran dan tingkatkan presentase pajak minimum yang harus dibayarkan perusahaan dalam satu tahun pajak,” katanya dalam konfrensi pers di Brussels beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Genjot Investasi, Pemerintah Buka Zona Ekonomi Bebas Baru

Guindos menambahkan hal tersebut dilakukan terkait dengan usaha pemerintah untuk menjaga defisit anggaran. Pemerintah menargetkan tambahan sebesar €6 miliar per tahun dari PPh Badan.

“Nilai yang akan disumbangkan PPh Badan akan sangat besar,” katanya.

Saat ini, Spanyol sedang melakukan negosiasi dengan Komisi Eropa terkait timetable baru untuk pengurangan defisit, serta berupaya menghindari sanksi setelah tidak mencapai target selama 4 tahun berturut-turut.

Baca Juga: Hadapi Musim Badai, Masyarakat Bebas Pungutan Pajak

Spanyol mencatat defisit anggaran pada 2015 adalah sebesar 5,2%, dan diharapkan dapat turun hingga menjadi 3,9% pada tahun ini, seperti yang perkiraan terbaru Komisi Eropa. Meskipin nilai yang ingin dicapai adalah jika mencapai pagu 3% seperti standar yang dibuat Uni Eropa tentang aturan stabilitas moneter.

Prospek kenaikan PPh Badan ini merupakan tantangan baru bagi Perdana Menteri Mariano Rajoy mengiming-imingkan platform pajak yang lebih rendah untuk pajak ketika masa pemilihan sebelum dirinya menjabat. Dengan alasan bahwa kebijakannya yang pro-pertumbuhan akan membantu Spanyol bangkit dan megurangi defisit yang selama ini terjadi.

Situasi politik Spanyol tidak stabil, mengingat mereka berada dibawah tekanan untuk menemukan cara baru untuk mengurangi defisit anggaran yang kian menganga. Apalagi setelah menteri keuangan Uni Eropa yang secara resmi membuka prosedur sanksi terhadap Spanyol dan Portugal.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Perkenalkan Beberapa Pajak Baru Tahun Depan

Baik Spanyol maupun Portugal dituduh tidak melakukan usaha maksimal untuk mengatasi defisit yang berlebihan, mengingat perjanjian yang telah disepakati mengenai aturang anggaran di lingkungan Uni Eropa. Sebagaimana dilansir Financial Times, kedua negara diberi waktu terbatas untuk menyerahkan argumen mereka ke Komisi Eropa untuk meyakinkan bahwa mereka tidak harus didenda. (Bsi)

Topik : pajak internasional, spanyol, pph badan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:41 WIB
KABUPATEN BANTUL
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:00 WIB
AZERBAIJAN
Rabu, 27 Mei 2020 | 17:09 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:51 WIB
JAWA BARAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:48 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:43 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:37 WIB
TIPS E-BILLING
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:06 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI