Review
Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:15 WIB
DIRJEN PERIMBANGAN KEUANGAN ASTERA PRIMANTO BHAKTI:
Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Tahun Depan, Tax Deduction untuk Perbaikan Rumah Dicabut

A+
A-
0
A+
A-
0
Tahun Depan, Tax Deduction untuk Perbaikan Rumah Dicabut

Ilustrasi.

COPENHAGEN, DDTCNews – Pemerintah dan partai koalisi sepakat untuk mencabut subsidi berupa pengurangan pajak atas renovasi perbaikan rumah mulai 1 April 2022 lantaran pasar perumahan dan konstruksi kembali menggeliat.

"Kami mencabut subsidi bangunan karena pasar perumahan dan konstruksi saat ini sudah terlalu panas," ujar Pemimpin Partai Sosial Liberal Sofie Carsten Nielsen dikutip dari thelocal.dk, Selasa (7/12/2021).

Saat ini, permintaan untuk konstruksi telah meningkat secara dramatis sehingga pasokan tidak dapat lagi memenuhi permintaan. Dengan demikian, pemerintah menganggap insentif berupa pengurangan pajak tidak lagi diperlukan.

Baca Juga: Berlaku Tahun Ini, Tarif Pajak Pendidikan Tinggi Dinaikkan Jadi 2,5%

Subsidi berupa pengurangan pajak atas perbaikan rumah dikenal dengan nama håndværkerfradrag. Dalam aturannya, subsidi pajak sebenarnya tidak hanya ditujukan untuk perbaikan rumah, tetapi juga untuk jasa rumah tangga tertentu yang dilakukan di rumah.

Sebagai gambaran, besaran pengurangan pajak atas layanan perbaikan rumah tertentu adalah sekitar 26%. Jadi ketika wajib pajak mengeklaim DKK3.000, wajib pajak tersebut dapat menghemat pajak sekitar DKK780.

Meskipun pengurangan pajak atas perbaikan rumah akan dicabut, pengurangan pajak lainnya untuk layanan rumah akan tetap dipertahankan. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Menteri Keuangan Nicolai Wammen.

Baca Juga: Percepat Pemulihan, Subsidi Gaji Disiapkan untuk Pekerja Pariwisata

“Tantangan terbesar yang kami miliki terkait dengan industri jasa Denmark adalah pembangunan dan ekstensi. Untuk itu, unsur bangunan (subsidi) kita cabut. Tapi kami sangat prihatin dengan kondisi pekerjaan di sektor jasa," tuturnya. (vallen/rig)

Topik : denmark, tax deduction, keringanan pajak, pengurang pajak, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Pengaturan serta Jenis Pajak dan Retribusi Daerah dalam UU HKPD

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:00 WIB
ROUND UP FOKUS

Menanti Jurus Baru Pemerintah Daerah Gali Potensi Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:44 WIB
INSENTIF PAJAK

Insentif Pajak Mobil Diperpanjang, Menperin: Jaga Momentum Pemulihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:30 WIB
VIETNAM

Mulai Februari 2022, Tarif PPN Dipangkas 2 Persen

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Luncurkan Buku Panduan Lengkap Cara Ikut PPS, Unduh di Sini

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:14 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

PPS Diproyeksi Mampu Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Lapor SPT

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Memperpanjang Waktu Penyampaian Tanggapan atas SPHP Pajak

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:39 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! Kalau Sudah Rajin Bayar Pajak, Tak Perlu Ikut PPS

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:20 WIB
KONSULTASI PAJAK

Pembetulan SPT Masa PPh Unifikasi, Seperti Apa Risiko Sanksinya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:13 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Sri Mulyani Anggarkan Ibu Kota Baru di PEN 2022, DPR Beri Catatan

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA BARAT

Kanwil DJP Ini Bakal Manfaatkan PPS untuk Capai Target Setoran Pajak