Berita
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Komunitas
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 20:58 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 15:16 WIB
AGENDA PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 13:49 WIB
INSTITUT STIAMI
Reportase
Perpajakan.id

Sudah Bayar Zakat Kok Wajib Bayar Pajak? Ini Kata Ulama Kediri

A+
A-
0
A+
A-
0
Sudah Bayar Zakat Kok Wajib Bayar Pajak? Ini Kata Ulama Kediri

Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Abdullah Kafabihi Mahrus. (Foto: Youtube DJP)

JAKARTA, DDTCNews - Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Abdullah Kafabihi Mahrus menyampaikan pembayaran pajak tetap wajib dilakukan meskipun sudah menunaikan zakat.

Abdullah menjabarkan ada beberapa karakteristik perbedaan antara zakat dan pajak. Berdasarkan syariat Islam, pemerintah berhak menarik pajak dari masyarakat untuk memenuhi kebutuhan negara yang tidak dapat dipenuhi pungutan lain seperti zakat, pengembangan aset wakaf dan lainnya.

"Bila pemerintah sudah memerintahkan suatu hal yang mengandung kemaslahatan umum, maka rakyat wajib mematuhinya termasuk di antaranya perintah untuk membayar zakat dan pajak," katanya di laman Youtube Kanwil DJP Jawa Timur III dikutip Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Duh, Penipuan Pajak di Kota Ini Masih Banyak

Abdullah memaparkan zakat hanya diperuntukan untuk 8 asnaf. Ke-8 kelompok yang menerima zakat itu adalah fakir, miskin, amil, mualaf dan hamba sahaya. Selanjutnya zakat untuk kelompok masyarakat yang berutang dalam memenuhi keutuhan hidup atau gharimin, fisabilillah dan ibnus sabil.

Sementara itu, pembayaran pajak digunakan untuk keperluan yang lebih luas dan mengandung kemaslahatan umum. Oleh karena itu, rakyat wajib mematuhi semua perintah tersebut untuk membayar zakat dan juga pajak.

"Zakat wajib ditunaikan hanya untuk 8 asnaf, sedangkan pajak untuk kepentingan umum. Keduanya sama sama bernilai ibadah," terang Abdullah.

Baca Juga: Dua Bentuk Formulir SPT Masa PPh Unifikasi

Pemimpin Ponpes Lirboyo, Kediri, tersebut menegaskan komitmen dan kerelaan rakyat dalam membayar pajak harus dibarengi dengan tata kelola dan alokasi hasil pungutan pajak yang baik.

Dengan demikian, manfaat pembangunan yang sebagian besar bersumber dari penerimaan pajak dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, sehingga kesejahteraan negara tidak hanya dirasakan oleh kaum elite namun juga mengena kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Mbayar pajak iku umpamane urunan paku mbangun negoro, nek pingin urip penak melu urunan [membayar pajak itu seperti iuran paku untuk membangun negara. Kalau ingin hidup enak ikut iuran]," imbuhnya. (Bsi)

Baca Juga: Genjot PAD, Ratusan Petugas Pajak Daerah Dibekali Pelatihan

Topik : zakat, pajak, DJP
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Sagita

Rabu, 27 Januari 2021 | 08:40 WIB
Betul sekali, membayar pajak bertujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya. sedangkan zakat hukumnya wajib untuk kesejahteraan diri kita sendiri dan oranglain.

Cikal Restu Syiffawidiyana

Sabtu, 23 Januari 2021 | 22:21 WIB
Setuju sekali. Membayar zakat adalah salah satu aturan dalam agama islam, sedangkan membayar pajak adalah salah satu aturan di Indonesia. Jika zakat hanya bermanfaat untuk 8 golongan, maka pajak bermanfaat secara luas dari rakyat untuk rakyat yang digunakan untuk kepentingan luas tanpa membedakan la ... Baca lebih lanjut

Daffa Abyan

Sabtu, 23 Januari 2021 | 20:43 WIB
sesuai dengan tujuannya, pajak digunakan untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dengan mendapatkan kontraprestasi tidak langsung. artinya dengan membayar pajak kita turut membangun kemajuan negara.
1
artikel terkait
Jum'at, 26 Februari 2021 | 13:30 WIB
KABUPATEN BOGOR
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:31 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:01 WIB
APEC 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 | 14:01 WIB
KOTA MATARAM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PPnBM
Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:01 WIB
INSENTIF KEPABEANAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PADANG
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:01 WIB
SIDANG WTO
Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:01 WIB
PMK 20/2021