Berita
Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:30 WIB
UU HPP
Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020
Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Soal RUU HKPD, DPD Ingin Transfer ke Daerah Lebih Adil dan Transparan

A+
A-
0
A+
A-
0
Soal RUU HKPD, DPD Ingin Transfer ke Daerah Lebih Adil dan Transparan

Wakil Ketua Komite IV DPD RI Darmansyah Husein. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berharap implementasi RUU Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) dapat menciptakan mekanisme penyaluran TKDD yang adil dan berkepastian.

Wakil Ketua Komite IV DPD RI Darmansyah Husein RUU berharap HKPD bisa menciptakan alokasi sumber daya nasional yang efisien melalui hubungan antara pusat dan daerah yang transparan.

"[Dalam RUU HKPD] ada rumusan dana alokasi umum (DAU) yang baru, mari kita cermati dan pelototi bersama agar penerapannya betul-betul sesuai dengan harapan kita," ujar Husein dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI dan pemerintah, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: Kasus Melandai, Dana Covid di Daerah Boleh Dibelanjakan untuk Hal Lain

Husein mengatakan penyaluran DAU harus berkepastian agar tujuan pemerintah untuk meratakan kemampuan keuangan antardaerah dapat tercapai secara maksimal.

Mengenai dana bagi hasil (DBH), DPD RI menyarankan agar DBH dihitung secara adil dan proporsional serta diprioritaskan untuk daerah penghasil. Lebih lanjut, DPD RI juga memandang dana kelurahan perlu dimasukkan ke dalam komponen TKDD dan seharusnya memiliki kedudukan yang sama dengan dana desa.

Secara garis besar, DPD RI memandang RUU HKPD diperlukan untuk menyempurnakan UU 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Baca Juga: Ada Stiker Hologram Road Tax, Kendaraan Tak Taat Pajak Bakal Ketahuan

Husein mengatakan saat ini terdapat banyak ketentuan dalam UU 33/2004 yang sudah tidak sejalan dengan undang-undang lainnya, khususnya dengan UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Untuk diketahui, RUU HKPD banyak mengubah ketentuan mengenai DAU dan DBH yang saat ini tertuang pada UU 33/2004. Mengenai DAU, RUU HKPD mengusulkan pengalokasian DAU berdasarkan celah fiskal. Celah fiskal sendiri adalah selisih antara kebutuhan fiskal daerah dan potensi pendapatan daerah. Hal ini berbeda dengan ketentuan pada UU 33/2004 yang menetapkan DAU berdasarkan pada celah fiskal dan alokasi dasar.

Berbeda dengan UU 23/2004, DAU pada RUU HKPD bukanlah block grant murni. Bagi daerah yang memiliki kinerja baik dalam pencapaian standar pelayanan minimum (SPM), maka pemda akan diberikan keleluasaan dalam mengelola DAU. Namun, bila daerah memiliki kinerja sedang atau rendah maka sebagian DAU akan diarahkan sebagai specific grant.

Baca Juga: Pemprov Klaim Setoran Pajak Kendaraan dari e-Samsat Terus Melonjak

Mengenai DBH, dana tersebut akan dialokasikan berdasarkan realisasi penerimaan negara yang telah dibagihasilkan pada 2 tahun sebelumnya guna memberikan kepastian bagi penerimaan daerah serta meminimalisasi terjadi deviasi antara alokasi dan realisasi DBH.

Ketentuan penyaluran DBH pada RUU HKPD juga bakal mempertimbangkan kinerja daerah dalam mengoptimalkan penerimaan negara dan memulihkan lingkungan akibat eksplorasi SDA. (sap)

Baca Juga: Optimalkan Penerimaan, Tapping Box untuk Pajak Mineral Bakal Dipasang
Topik : RUU HKPD, opsen, DAU, DBH, pajak daerah, keuangan daerah, PAD

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:17 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Penagihan Tunggakan Pajak Digencarkan, 4 Kendaraan Disita

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:30 WIB
KOTA BOGOR

Bogor Hapus Denda PBB dan 6 Jenis Pajak Lainnya Hingga Akhir 2021

Senin, 11 Oktober 2021 | 12:00 WIB
KABUPATEN CIANJUR

Tapping Box Tidak Aktif, Tempat Usaha Disegel Satpol PP

Senin, 11 Oktober 2021 | 10:33 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Wah, Pemprov Adakan Pemutihan Pajak dan Undian Berhadiah Rp2,5 Miliar

berita pilihan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:30 WIB
UU HPP

Revisi Pasal 43A UU KUP Atur Tugas PPNS dalam Pemeriksaan Bukper

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

DJP: Tindak Pidana Perpajakan Didominasi Faktur Pajak Fiktif

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kasus Melandai, Dana Covid di Daerah Boleh Dibelanjakan untuk Hal Lain

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Airlangga: Anggaran PEN Sudah Terealisasi 57,5%

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:53 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Kembangkan Aplikasi Pajak, DJP Lakukan Digitalisasi SP2DK

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:35 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Penerimaan Pajak dari Bukper Tembus Rp2 Triliun, Ini Strategi DJP

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)

Pencabutan Permohonan Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Pajak

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK

Omzet UMKM di Bawah Rp500 Juta, Tidak Perlu Bayar Pajak Lagi?

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ada Stiker Hologram Road Tax, Kendaraan Tak Taat Pajak Bakal Ketahuan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB
BELGIA

Mitigasi Perubahan Iklim, Penerbangan Jarak Pendek Bakal Dipajaki