Review
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Fokus
Literasi
Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:37 WIB
TIPS PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Data & alat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 12 AGUSTUS-18 AGUSTUS 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Komunitas
Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:42 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Reportase

Realisasi Stimulus Kesehatan Masih Rendah, Ini Reaksi Presiden Jokowi

A+
A-
1
A+
A-
1
Realisasi Stimulus Kesehatan Masih Rendah, Ini Reaksi Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Pool/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Lambatnya pencairan dana kesehatan penanganan pandemi Covid-19 dan penyaluran insentif untuk tenaga medis membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah.

Jokowi menilai lambatnya penyaluran dana kesehatan itu karena prosedur yang berbelit-belit. Dia pun memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto segera merealisasikan penyaluran dana kesehatan dan insentif tenaga medis.

“Prosedurnya di Kementerian Kesehatan betul-betul bisa dipotong. Jangan sampai ini bertele-tele. Kalau aturan di Permen-nya terlalu berbelit-belit, ya disederhanakan," katanya dalam pembukaan rapat terbatas di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Perlukah Industri Tambang Dapat Insentif? Ini Kata Pemerhati Pajak

Jokowi menyatakan anggaran kesehatan untuk penanganan pandemi virus Corona telah tersedia. Oleh karena itu, pencairan dana untuk penanganan pasien, pengujian di laboratorium, hingga insentif tenaga medisnya harus segera direalisasikan.

Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan realisasi stimulus untuk penanganan kesehatan baru sebesar 4,68%. Dengan demikian, realisasi hanya sekitar Rp4,09 triliun dari total dana yang disiapkan pemerintah senilai Rp87,55 triliun.

"Update mengenai pemulihan ekonomi nasional untuk kesehatan mencapai 4,68%," ujarnya.

Baca Juga: Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Naik, DJP: Kemungkinan Kurang Bayar Kecil

Menurut Sri Mulyani realisasi yang masih rendah itu disebabkan oleh masalah administrasi dan verifikasi. Proses verifikasi yang panjang itu terutama terjadi pada pencairan klaim rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Dalam program pemulihan ekonomi nasional, pemerintah menganggarkan anggaran kesehatan senilai Rp87,55 triliun, dengan porsi terbesar untuk belanja penanganan Covid-19 senilai Rp65,80 triliun. Kemudian, ada insentif untuk tenaga medis senilai Rp5,90 triliun dan santunan kematian untuk tenaga medis senilai Rp300 miliar.

Selain itu, ada pula bantuan iuran JKN senilai Rp3 triliun, dana untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 senilai Rp3,50 triliun, serta insentif perpajakan di bidang kesehatan senilai Rp9,05 triliun. (kaw)

Baca Juga: Mau Dapat Bansos Produktif UMKM? Anda Bisa Daftar ke Dinas Koperasi

Topik : stimulus, insentif, insentif tenaga medis, Presiden Jokowi, virus Corona, Covid-19
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 10 Agustus 2020 | 14:43 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 12:48 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 12:18 WIB
PENANGANAN COVID-19
berita pilihan
Rabu, 12 Agustus 2020 | 22:40 WIB
PELAYANAN PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:10 WIB
INSENTIF PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:51 WIB
RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:34 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:18 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 12 Agustus 2020 | 15:11 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH