Review
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Polda Hapus Denda Pajak Kendaraan dan Tiadakan Tilang, Cek Syaratnya

A+
A-
6
A+
A-
6
Polda Hapus Denda Pajak Kendaraan dan Tiadakan Tilang, Cek Syaratnya

Ilustrasi.

GORONTALO, DDTCNews—Polda Gorontalo menghapus denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor dan meniadakan tilang untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak virus Corona.

Kabid Humas Polda Gorontalo Wahyu Tri Cahyono mengatakan pembebasan denda pajak diberikan kepada pemilik Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masa berlakunya habis sepanjang 29 Februari hingga 29 Mei 2020.

Kelonggaran juga akan dinikmati para pemilik kendaraan yang terkena tilang dalam periode waktu tersebut.

Baca Juga: Wah, Ada Diskon Pajak Hingga 100% Untuk 4 Jenis Pajak Daerah Ini

“Nanti setelah 29 Mei 2020, masyarakat diwajibkan kembali untuk memperpanjang STNK dan membayar pajak tanpa dikenai denda. Begitu juga dengan SIM [Surat Izin Mengemudi]," katanya Jumat (3/4/2020).

Wahyu mengatakan Polda Gorontalo memberikan penundaan mengurus perpanjangan SIM hingga masa darurat bencana akibat virus Corona yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana selesai, yaitu 29 Mei 2020.

Polda Gorontalo saat ini juga telah menutup sejumlah layanan di antaranya pengurusan SIM, STNK, pembuatan SKCK hingga pembayaran pajak kendaraan bermotor. Semua layanan akan pulih setelah status tanggap darurat virus Corona selesai.

Baca Juga: Hanya Andalkan Sistem Online, Potensi Pajak Hilang Rp1 Miliar/Hari

Wahyu menjelaskan kelonggaran ini merupakan perintah Kakorlantas Polri agar Polda dapat meringankan beban masyarakat di tengah wabah virus Corona.

Dengan kebijakan tersebut, Wahyu meminta seluruh anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di Polda maupun Polres di Gorontalo tidak menilang kendaraan yang masa berlaku pajaknya habis. Demikian pula dengan masa berlaku SIM.

Wahyu menyebut perintah meniadakan tilang surat-surat kendaraan berlaku mulai 1 April hingga masa darurat bencana berakhir. "Ini merupakan upaya kami memberikan kemudahan kepada masyarakat selama Indonesia darurat corona," ujarnya dilansir dari Gopos.id.

Baca Juga: Ada Diskon 25% Pajak Hotel dan Restoran

Meski demikian, anggota Satlantas Polda Gorontalo tetap akan menilang pemilik kendaraan yang pelanggaran lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Misalnya, kebut-kebutan di jalan raya. (rig)

Topik : pajak kendaraan bermotor, polda, gorontalo, pemutihan pajak, pajak daerah
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 14 Mei 2020 | 14:01 WIB
KABUPATEN TANGERANG
Kamis, 14 Mei 2020 | 09:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Rabu, 13 Mei 2020 | 15:21 WIB
KABUPATEN BONE BOLANGO
Rabu, 13 Mei 2020 | 14:49 WIB
KABUPATEN TAKALAR
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:41 WIB
KABUPATEN BANTUL
Rabu, 27 Mei 2020 | 18:00 WIB
AZERBAIJAN
Rabu, 27 Mei 2020 | 17:09 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:51 WIB
JAWA BARAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:48 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:43 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:37 WIB
TIPS E-BILLING
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:06 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI