Fokus
Data & alat
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
Selasa, 30 Juni 2020 | 14:14 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Pemerintah Siapkan BLT dan Bantuan Beras untuk Petani Miskin

A+
A-
1
A+
A-
1
Pemerintah Siapkan BLT dan Bantuan Beras untuk Petani Miskin

Seorang buruh menumpahkan beras masyarakat miskin untuk dikemas kembali sesuai dengan takarannya.

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) dan beras kepada 2,44 juta petani miskin yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan nilai bantuan untuk setiap petani sebesar Rp600.000 yang terdiri dari Rp300.000 uang tunai dan Rp300.000 lainnya untuk sarana prasarana produksi pertanian.

“Kami melihat bahwa pada saat ini untuk memberikan insentif kepada para petani kategori miskin sebanyak 2,44 juta agar bisa menanam di periode berikutnya,” katanya melalui konferensi video, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Begini Skema Burden Sharing Pemerintah dan Bank Indonesia

Pemerintah juga akan memberikan bantuan beras. Nanti, bantuan beras akan disiapkan Perum Bulog sebanyak 450.000 ton, dan akan disalurkan ke daerah-daerah yang dikoordinasikan dengan program Kementerian Sosial.

Pemerintah juga memerintahkan Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, dan pemda untuk membuka lahan persawahan baru. Lahan bisa berupa lahan basah atau lahan gambut, seperti di Kalimantan Tengah dengan luas sekitar 900.000 hektare.

“Yang sudah siap itu sebesar 300.000 hektare, juga yang dikuasai oleh BUMN ada sekitar 200.000 hektare," ujarnya.

Baca Juga: Wah, Ekspor Kaca Indonesia ke Filipina Kini Bebas Bea Masuk

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut akan menyalurkan BLT untuk masyarakat kelompok pekerja informal yang belum menerima kartu program keluarga harapan (PKH) maupun kartu sembako.

Pemerintah juga menyiapkan dana sekitar Rp110 triliun untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokoknya di tengah pandemi.

Dana tersebut digunakan untuk menambah jumlah nominal dan penerima program keluarga harapan (PKH), sembako, bantuan untuk warga DKI Jakarta dan sekitarnya, serta memberi diskon pelanggan listrik bersubsidi. (rig)

Baca Juga: Genjot Permintaan Properti, Menteri Keuangan Relaksasi Bea Meterai
Topik : bantuan sosial, bantuan langsung tuni, blt, petani miskin, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 02 Juli 2020 | 15:51 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:55 WIB
PMK 78/2020
Kamis, 02 Juli 2020 | 12:15 WIB
PEMBIAYAAN APBN
berita pilihan
Senin, 06 Juli 2020 | 18:22 WIB
PENANGANAN COVID-19
Senin, 06 Juli 2020 | 17:49 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Senin, 06 Juli 2020 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 17:30 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 06 Juli 2020 | 17:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 06 Juli 2020 | 16:48 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 06 Juli 2020 | 16:35 WIB
KEUANGAN NEGARA
Senin, 06 Juli 2020 | 16:21 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Senin, 06 Juli 2020 | 15:59 WIB
KABUPATEN LOMBOK UTARA