Review
Rabu, 30 September 2020 | 16:56 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 15:00 WIB
HAK WAJIB PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 14:14 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 08:52 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 30 September 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 30 SEPTEMBER - 6 OKTOBER 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Komunitas
Rabu, 30 September 2020 | 19:49 WIB
AGENDA PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 13:20 WIB
DDTC PODTAX
Selasa, 29 September 2020 | 16:40 WIB
POLITEKNIK WILMAR BISNIS INDONESIA MEDAN
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Kolaborasi
Selasa, 29 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 29 September 2020 | 10:30 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Reportase

Pemerintah Didesak Ubah Skema Pengenaan Cukai Rokok

A+
A-
2
A+
A-
2
Pemerintah Didesak Ubah Skema Pengenaan Cukai Rokok

Ilustrasi. (foto: standardmedia)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah Kenya didesak untuk mengubah skema pengenaan cukai produk tembakau menjadi tarif spesifik tunggal. Skema tingkatan (tier) dipandang memunculkan risiko penyalahgunaan yang berujung pada kurang optimalnya penerimaan negara.

International Institute for Legislative Affairs (IILA), sebuah think-tank ekonomi berbasis di Nairobi menyatakan Undang-Undang Cukai 2015 telah menciptakan struktur tarif cukai yang sama, terlepas dari merek atau harga.

“Dalam dua tahun implementasi Undang-Undang Cukai 2015, Kenya Revenue Authority melaporkan penurunan 17% konsumsi rokok dan peningkatan pendapatan sekitar Sh3 miliar (sekitar Rp416,2 miliar) dari Sh9 miliar menjadi Sh12 miliar,” papar Kepala Eksekutif IILA Emma Wanyonyi, seperti dikutip pada Rabu (26/6/2019).

Baca Juga: Tangkal Penipuan Perpajakan, Sistem Administrasi Bea Cukai Dirombak

Namun, pengenalan kembali sistem tier dengan tarif terbaru Sh2.630 (untuk rokok filter) dan Sh1.893 (untuk rokok tanpa filter) per seribu batang telah membuat harga rokok lebih murah dan menggerus penerimaan yang diperoleh pemerintah.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Departemen Keuangan Henry Rotich mengaku akan menaikkan tarif cukai untuk alkohol dan rokok sebesar 15%. Hal ini akan membuat sebungkus rokok 20 batang akan menerima tambahan cukai Sh8 menjadi Sh61 (sekitar Rp8.452).

Langkah yang diklaim pemerintah untuk membatasi penggunaan tembakau di kalangan generasi muda dan tua ini diapresiasi IILA. Namun, IILA tetap bersikeras bahwa membuat tarif seragam menjadi langkah terbaik.

Baca Juga: Genjot Ekspor, Bea Cukai Kembali Tebar Fasilitas KITE

“Oleh karena itu, kami menyerukan untuk memikirkan kembali struktur pajak untuk produk tembakau di Kenya. Kami secara khusus menyerukan penyederhanaan struktur pajak tembakau dengan memperkenalkan kembali specific tax rate untuk semua rokok,” jelas Emma.

IILA juga menyarankan agar sebagian dari penerimaan pajak atau cukai rokok digunakan untuk mendanai program-program pengurangan beban kesehatan yang disebabkan dari konsumsi rokok. Tembakau menjadi faktor risiko utama penyakit tidak menular dan penyebab kematian.

Risiko tersebut dapat dimitigasi dengan pajak dan ukuran harga. Pajak atau cukai pada gilirannya dianggap menjadi strategi yang paling efektif dalam pengendalian konsumsi produk tembakau. Efektivitas tersebut terlihat mulai dari pencegahan inisiasi.

Baca Juga: Sistem Pengumpulan Pajak Diintegrasikan

“Serta mendorong penghentian penggunaan tembakau dan menghasilkan pendapatan yang sangat dibutuhkan bagi pemerintah,” imbuhnya, seperti dilansir The Star.

Ketua Kenya Tobacco Control Alliance Joel Gitali mengatakan pendapatan tambahan dari pajak atau cukai memang harus diarahkan pada pengendalian konsumsi produk-produk tembakau. Lebih banyak sumber daya harus diarahkan untuk tujuan tersebut. Dia mendesak agar pemerintah menutup celah yang digunakan oleh perusahaan tembakau untuk menghindari pajak. (MG-dnl/kaw)

Baca Juga: Izin Pengoperasian KIHT Kudus Keluar
Topik : Kenya, cukai, cukai rokok, tembakau
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Minggu, 06 September 2020 | 13:01 WIB
KAWASAN INDUSTRI
Jum'at, 04 September 2020 | 15:17 WIB
KEPABEANAN
Selasa, 01 September 2020 | 16:02 WIB
AUSTRALIA
Selasa, 01 September 2020 | 13:15 WIB
TARGET CUKAI 2021
berita pilihan
Rabu, 30 September 2020 | 19:49 WIB
AGENDA PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 18:30 WIB
PAJAK ORANG KAYA
Rabu, 30 September 2020 | 18:10 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 17:30 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 17:15 WIB
BEA METERAI
Rabu, 30 September 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 30 September 2020 | 16:56 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 16:21 WIB
BEA METERAI
Rabu, 30 September 2020 | 15:58 WIB
BEA METERAI
Rabu, 30 September 2020 | 15:47 WIB
E-FAKTUR 3.0