Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Pajak Transaksi Elektronik 1,75 Persen Diusulkan ke DPR

A+
A-
0
A+
A-
0
Pajak Transaksi Elektronik 1,75 Persen Diusulkan ke DPR

Ilustrasi.

ACCRA, DDTCNews – Pemerintah Ghana berencana mengajukan penerapan electronic transaction levy (e-levy) sebesar 1,75% kembali kepada parlemen pada bulan ini.

Menteri Keuangan Ken Ofori-Atta mengatakan wacana e-levy sempat mendapatkan penolakan dari masyarakat dan parlemen. Meski demikian, pemerintah mengajukan kembali wacana tersebut dengan sejumlah perubahan.

"Bulan ini [Januari 2022] kami akan kembali ke lantai Parlemen dengan e-levy dan memastikan bahwa itu akan disahkan pada akhir bulan," katatanya seperti dikutip dari Ghanaiantimes.com, Jumat (21/01/2022).

Baca Juga: Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Ken Ofori-Atta menjelaskan penerapan e-levy diajukan kembali ke parlemen demi meningkatkan penerimaan negara dan mengatasi utang negara yang tinggi. Bila diterapkan, negara dapat tambahan penerimaan senilai GH¢6 miliar atau setara dengan Rp13,70 triliun.

Menurutnya, peningkatan penerimaan negara sangat penting dilakukan. Hal itu dilakukan karena tingginya angka pengangguran, ruang fiskal yang terbatas, dan dampak pandemi yang menyebabkan tingkat utang mencapai 13,4 persen pada tahun 2021.

“Saat ini, meningkatkan pendapatan sangat penting (dilakukan) karena tingkat utang saat ini yang sudah tinggi,” tuturnya dikutip dari Allafrica.

Baca Juga: Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Sebagai informasi, e-levy merupakan pajak yang dikenakan pada setiap pembayaran melalui transaksi elektronik, antara lain seperti pembayaran kepada pedagang, transfer bank, hingga remitansi dari luar ke dalam negeri.

Nanti, tiap transaksi elektronik dengan nominal di US$14 atau setara dengan Rp200.000 dikenai e-levy sebesar 1,75%.

Pemerintah akan memakai penerimaan dari e-levy tersebut untuk membiayai utang, pengembangan keamanan siber, penyerapan tenaga kerja muda, pembangunan infrastruktur digital, dan belanja-belanja publik lainnya. (rizki/rig)

Baca Juga: Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Topik : ghana, pajak, pajak internasional, pajak transaksi elektronik, penerimaan pajak, beban pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

Makin Simpel! NIK sebagai NPWP Jadi Tonggak Awal 'Single Sign On'

Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Warning Bea Cukai Soal Belanja Online dan Harta PPS Tak Diperiksa Lagi

Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:00 WIB
KOTA PEKANBARU

Sudah Ada Pemutihan, Piutang PBB-P2 Belum Tertagih Tembus Rp548,9 M

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Fokus Lakukan Konsolidasi Fiskal, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

Minggu, 22 Mei 2022 | 17:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPh Badan dan Migas Berkorelasi Positif dengan Harga Komoditas

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus