Berita
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 14:22 WIB
PAJAK DAERAH (17)
Rabu, 23 September 2020 | 18:42 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 17:04 WIB
TIPS FAKTUR PAJAK
Data & alat
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 16 September 2020 | 15:58 WIB
STATISTIK STIMULUS FISKAL
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Otoritas Pajak Minta Warga Jangan Buru-Buru Lapor SPT

A+
A-
26
A+
A-
26
Otoritas Pajak Minta Warga Jangan Buru-Buru Lapor SPT

Ilustrasi.

TALLIN, DDTCNews—Tax and Customs Board Estonia mengimbau wajib pajak agar tidak terburu-buru dalam mengajukan laporan pajaknya guna menghindari macetnya sistem pelaporan pajak online.

Kepala Layanan Publik Tax and Customs Board Sander Aasna mengatakan pelaporan pajak secara elektronik akan dibuka mulai 15 Februari 2020. Meski begitu, Dia berharap wajib pajak untuk tidak beramai-ramai langsung melaporkan pajak.

"Mohon tidak perlu terburu-buru. Mulai tahun ini, batas waktu pelaporan pajak sampai dengan 30 April 2020," kata Aasna dalam konferensi pers, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: Soal RUU Cipta Kerja, Begini Pengakuan Baleg DPR

Bukan tanpa sebab, Aasna mengimbau wajib pajak untuk tidak melaporkan pajak secara dini. Belajar dari tahun sebelumnya, wajib pajak Estonia memang gemar melaporkan pajak sedini mungkin sehingga membuat sistem macet.

Dengan demikian, kegagalan sistem pajak bernama e-EAMT itu bukan berarti ada masalah teknis, akan tetapi lebih disebabkan antrian panjang wajib pajak mengirimkan laporan pajak dalam waktu bersamaan.

Tidak hanya di e-EMTA, antrian panjang wajib pajak juga terjadi saat melaporkan pajak dengan dokumen fisik pada hari-hari awal pelaporan, termasuk dalam pengajuan restitusi atau pengembalian pembayaran pajak.

Baca Juga: Biar Dapat Kepercayaan Wajib Pajak, DJP: Korupsi Perlu Ditekan

Dilansir dari news.err.ee, proses restitusi pajak di Estonia baru dimulai 26 Februari untuk wajib pajak yang melaporkan pajak penghasilannya secara elektronik dan wajib pajak yang lapor secara manual mulai 19 Maret. (rig)

Topik : spt, pelaporan pajak, otoritas pajak, estonia, internasional,
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Amalia Agustin

Jum'at, 14 Februari 2020 | 22:35 WIB
#MariBicara Solusi buat kita yang ingin bisa, mari belajar bersama DDTC, BERSAMA KITA BISA
1
artikel terkait
Kamis, 24 September 2020 | 12:00 WIB
KOTA DEPOK
Kamis, 24 September 2020 | 11:27 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 24 September 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 24 September 2020 | 10:44 WIB
IRLANDIA
berita pilihan
Kamis, 24 September 2020 | 18:31 WIB
RUU CIPTA KERJA
Kamis, 24 September 2020 | 17:21 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA
Kamis, 24 September 2020 | 17:11 WIB
INPRES 8/2020
Kamis, 24 September 2020 | 17:06 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:49 WIB
PERPRES 94/2020
Kamis, 24 September 2020 | 16:15 WIB
EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL
Kamis, 24 September 2020 | 16:12 WIB
PENELITIAN PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:56 WIB
KERJA SAMA PERPAJAKAN
Kamis, 24 September 2020 | 15:54 WIB
SWISS
Kamis, 24 September 2020 | 15:25 WIB
ADMINISTRASI PAJAK