Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:38 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (3)
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 17:57 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Mission Impossible 7 Ditawari Insentif dan Boleh Syuting di Inggris

A+
A-
0
A+
A-
0
Mission Impossible 7 Ditawari Insentif dan Boleh Syuting di Inggris

Proses syuting film Mission Impossible 7. (Foto: Paramount)

LONDON, DDTCNews - Pemerintah Inggris kembali membuka negaranya untuk penyelenggaraan berbagai acara hiburan dan olahraga, termasuk film, pascapandemi virus Corona.

Menteri Kebudayaan Inggris Oliver Dowden mengatakan telah berkomunikasi dengan produser dan pemeran Mission Impossible 7 Tom Cruise agar memulai proses produksi film tersebut. Dia juga menawarkan insentif pajak agar Inggris kian diminati produser film blockbuster sebagai lokasi syuting.

"Kreativitas dan keahlian kami, serta fasilitas keringanan pajak ini sangat berhasil menjadikan Inggris sebagai lokasi [produksi film] yang sangat diminati, yang pada gilirannya juga memberikan dampak besar bagi perekonomian kami," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/7/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani: Kita Tetap Beri Berbagai Insentif Fiskal

Film Mission Impossible 7 seharusnya memulai proses produksi pada September 2020 dan akan dirilis pada November 2021. Menurut rencana, film tersebut diproduksi di Studio Warner Bros Leavesden di Hertfordshire, Inggris.

Dowden mengatakan proses produksi film yang kembali normal di Inggris bukan hanya menjadi kabar baik bagi pecinta film, melainkan juga ribuan pekerja yang terlibat di industri layar lebar dan sektor-sektor pendukungnya.

Menurutnya para kru film akan kembali bekerja mengoperasikan kamera, setelah terpaksa menganggur selama pandemi. Ia membolehkan orang-orang asing datang ke Inggris yang secara khusus akan mengerjakan produksi film dan televisi.

Baca Juga: Terima Masukan Pengusaha, Kepala Bappenas Singgung Tax Amnesty

Namun, tetap ada pemeriksaan kesehatan dan harus disertai perjanjian kerja sama produksi resmi. Setiap orang tersebut akan diminta untuk tinggal selama 14 hari dalam area yang hanya mencakup tempat tinggal dan lokasi produksi film.

Kebijakan tersebut ditempuh untuk mengisolasi para pemain dan kru dari masyarakat umum, sekaligus mendorong setiap studio dan perusahaan produksi mengembangkan prosedur produksi yang aman.

Kepala Eksekutif Komisi Film Inggris Adrian Wootton menyambut baik kebijakan Kementerian Kebudayaan tersebut. Menurutnya, pembukaan kembali proses produksi film dan televisi pascapandemi menunjukkan peran penting sektor usaha itu bagi perekonomian Inggris.

Baca Juga: Luncurkan Paket Stimulus, Malaysia Alokasikan Dana Hingga Rp52 Triliun

Menurutnya, investasi di sektor film dan televisi pada 2019 mencapai lebih dari £3 miliar, dan memainkan peran untuk memulihkan perekonomian negara pascalockdown. Komisi Film Inggris juga telah merilis panduan untuk memastikan semua proses produksi film akan aman dari virus Corona.

"Hal ini akan memungkinkan para pemain dan kru film internasional kembali ke Inggris untuk terus bekerja memproduksi film-film blockbuster," ujarnya.

Selain produksi film, lampu hijau juga diberikan Pemerintah Inggris kepada berbagai acara olahraga. Misalnya balapan untuk memperingati 70 tahun Grand Prix Inggris pada 2 dan 9 Agustus 2020 di Sirkuit Silverstone.

Baca Juga: Soal Insentif Pajak untuk WP Terdampak Pandemi Covid-19, Ini Kata DJP

Selain itu, izin juga diberikan pada pertandingan kriket internasional, Liga Champions dan Liga Eropa, kejuaraan PGA Masters, serta kejuaraan snooker. Adapun izin untuk perlombaan memanah, balap kuda, dan acara olahraga lainnya akan segera menyusul. (Bsi)

Topik : mission impossible 7, insentif pajak, syuting, Inggris
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 14 Januari 2021 | 15:01 WIB
PMK 239/2020
Kamis, 14 Januari 2021 | 13:52 WIB
PMK 239/2020
Kamis, 14 Januari 2021 | 13:17 WIB
SPANYOL
berita pilihan
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:33 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:21 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:08 WIB
PPh DIVIDEN
Kamis, 21 Januari 2021 | 18:00 WIB
UU CIPTA KERJA
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:53 WIB
KOTA BANDUNG
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:45 WIB
JERMAN
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:38 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (3)
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 21 Januari 2021 | 17:11 WIB
SENSUS PENDUDUK 2020
Kamis, 21 Januari 2021 | 16:26 WIB
PPh DIVIDEN