KANWIL DJP JAKARTA BARAT

DJP Jakbar Kukuhkan 160 Relawan Pajak 2026

Muhamad Wildan
Sabtu, 24 Januari 2026 | 12.00 WIB
DJP Jakbar Kukuhkan 160 Relawan Pajak 2026
<p>Pengukuhan relawan pajak oleh Kantor Wilayah Ditjen Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Kantor Wilayah Ditjen Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Barat mengukuhkan 160 relawan pajak pada Jumat (23/1/2026).

Relawan yang dikukuhkan merupakan mahasiswa dari 8 perguruan tinggi mitra, yakni Universitas Bina Nusantara sebanyak 43 orang, Universitas Bina Sarana Informatika sebanyak 29 orang, Universitas Mercu Buana sebanyak 27 orang, Universitas Trisakti sebanyak 26 orang, Universitas Agung Podomoro sebanyak 18 orang, Universitas Tarumanagara sebanyak 10 orang, Universitas Kristen Krida Wacana sebanyak 4 orang, dan Universitas MNC sebanyak 3 orang.

"Relawan pajak merupakan program DJP dalam rangka edukasi perpajakan yang diselenggarakan melalui pihak ketiga dengan dukungan organisasi mitra/tax center. Pelaksanaan kegiatan diarahkan untuk berjalan secara mandiri dan independen, dengan pendampingan tax center," ungkap Kanwil DJP Jakarta Barat dalam keterangan resminya, dikutip pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam pengukuhan dimaksud, Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat Farid Bachtiar mengapresiasi peranan seluruh pihak dalam mendukung upaya pencapaian target penerimaan pajak, termasuk para relawan pajak.

"Alhamdulillah tahun 2025 sudah kita lalui dan kita tutup dengan capaian penerimaan 98,7%. Capaian ini menempatkan Kanwil DJP Jakarta Barat di urutan 5 secara nasional. Tentunya ini sebuah prestasi yang patut kita banggakan karena merupakan upaya kerja sama kita semua," ujar Farid.

Dengan menjadi relawan pajak, Farid berharap para mahasiswa bisa memperoleh pengalaman mengenai administrasi perpajakan secara langsung melalui praktik di lapangan.

"Harapannya program ini dapat dimanfaatkan sebagai bentuk pembelajaran tentang bagaimana administrasi perpajakan dijalankan. Tidak hanya dengan teori, namun juga praktik langsung, baik untuk memenuhi kewajiban sebagai mahasiswa maupun sebagai pengayaan diri," ujar Farid.

Sebagai informasi, pintu pendaftaran bagi para mahasiswa yang hendak menjadi relawan pajak pada 2026 telah dibuka pada 1 September hingga 5 Oktober 2025.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, kegiatan relawan pajak pada tahun ini difokuskan pada asistensi SPT, pendampingan business development service (BDS), serta kehumasan.

Dalam asistensi SPT, relawan pajak berperan sebagai fasilitator untuk membantu wajib pajak dalam memahami proses perpajakan dan persyaratan yang berkaitan dengan SPT.

Kemudian dalam BDS, relawan pajak berperan dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak melalui pembinaan dan pelatihan kepada wajib pajak UMKM. Sementara dalam kehumasan, relawan pajak turut terlibat dalam mengomunikasikan informasi terkait perpajakan. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.