Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Minta SPT Trump, Kongres AS Panggil Firma Akuntan Ini

A+
A-
0
A+
A-
0
Minta SPT Trump, Kongres AS Panggil Firma Akuntan Ini

Mantan Presiden AS Donald Trump berbicara pada Konferensi Aksi Politik Konservatif di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Minggu (28/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Octavio Jones/AWW/djo

WASHINGTON D.C., DDTCNews – House Oversight Committee Kongres AS memanggil firma akuntan rekanan mantan Presiden AS Donald Trump, Mazars untuk menyerahkan data perpajakan milik Trump kepada parlemen.

Chair of the House Oversight Committee Carolyn Maloney mengatakan SPT Trump dibutuhkan untuk memeriksa adanya konflik kepentingan pelanggaran etika yang dilakukan Trump selama menjabat sebagai presiden.

"House Oversight Committee membutuhkan informasi tersebut guna memverifikasi temuan-temuan yang ada serta mendorong reformasi legislasi secara lebih efektif dan efisien," tulis Maloney dalam memorandum, dikutip Rabu (3/3/2021).

Baca Juga: Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

Maloney mengaku lebih dari 22 bulan lebih Kongres AS tak kunjung bisa mengakses data perpajakan milik Trump. Pasalnya, Trump berusaha keras untuk tidak mengungkapkan SPT-nya kepada publik sejak kampanye Pilpres AS 2016 dan ketika Trump menjabat sebagai presiden.

Kongres AS tercatat sudah meminta SPT milik Trump yang disimpan oleh Mazars terhitung sejak 15 April 2019. Namun, Trump mengajukan gugatan ke pengadilan guna mencegah pemberian informasi perpajakan tersebut kepada parlemen.

"Sejak awal Trump menjabat sebagai presiden, Trump berupaya keras menghalangi upaya reformasi ketentuan etika dan membantah adanya conflict of interest. Trump bersikukuh laporan keuangan yang diungkapkannya sudah akurat dan tidak ada manfaat bagi publik untuk membuka data keuangannya secara lebih lanjut," tutur Maloney.

Baca Juga: Semester II/2021, Erdogan Bakal Naikkan Tarif Pajak Korporasi

Dengan membuka data keuangan Trump, ia berpendapat Kongres AS akan memiliki landasan yang kuat dalam mereformasi regulasi yang ada di antaranya seperti transparansi keuangan presiden dan calon presiden, penguatan regulasi antikorupsi, dan lainnya. (rig)

Topik : amerika serikat, donald trump, pemeriksaan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 06 April 2021 | 11:45 WIB
THAILAND
Selasa, 06 April 2021 | 11:39 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 22:30 WIB
BELGIA
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)