Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Kolektor PBB Diganjar Insentif

0
0

PAREPARE, DDTCNews  –  Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, Sulawesi Selatan, menggelontorkan insentif berupa uang transportasi kepada 258 kolektor pajak bumi dan bangunan (PBB) dari 22 kelurahan lantaran telah membantu menyukseskan proses pemungutan PBB tahun 2015.

Wali Kota Parepare M. Taufan Pawe mengatakan program ini dilakukan untuk mengapresiasi kinerja kolektor PBB sekaligus menciptakan hubungan baik antara pemkot dan pemungut PBB, sejalan dengan terlampauinya target penerimaan PBB tahun lalu.

“Dalam 2 tahun terakhir, pembangunan infrastruktur terus meningkat, karena penerimaan asli daerah (PAD) juga meningkat. PBB turut berkontribusi, peran kolektor PBB tentu tidak bisa diabaikan” ujar Taufan, Selasa (21/6).

Baca Juga: Ulang Tahun ke-73, Pemkot Beri Pemutihan Denda Tunggakan PBB

PAD Parepare tahun 2015 mencapai Rp117 miliar atau 45% di atas target yang ditetapkan. Padahal, PAD tahun sebelumnya hanya Rp64 miliar.

Taufan menambahkan tidak menutup kemungkinan tahun depan dirinya akan menaikkan besaran insentif dengan syarat penerimaan PBB tahun ini juga menembus target. Dia berencana memberikan reward khusus bagi kolektor PBB yang berprestasi.

Dia berharap dengan insentif itu akan tercipta sinergi di lini birokrasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni Lurah dan kolektor PBB. Para kolektor PBB sendiri, seperti dilansir pojoksulsel.com, didorong terus menjaga komunikasi dengan masyarakat yang selama ini berkontribusi terhadap PAD.

Baca Juga: Revisi 3 Perda Terkait Pajak Diyakini Genjot PAD

Kolektor PBB biasa berasal dari petugas kelurahan. Para kolektor ini bertugas membagikan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) dan menagih PBB kepada masyarakat di wilayah kerjanya. (Bsi)

“Dalam 2 tahun terakhir, pembangunan infrastruktur terus meningkat, karena penerimaan asli daerah (PAD) juga meningkat. PBB turut berkontribusi, peran kolektor PBB tentu tidak bisa diabaikan” ujar Taufan, Selasa (21/6).

Baca Juga: Ulang Tahun ke-73, Pemkot Beri Pemutihan Denda Tunggakan PBB

PAD Parepare tahun 2015 mencapai Rp117 miliar atau 45% di atas target yang ditetapkan. Padahal, PAD tahun sebelumnya hanya Rp64 miliar.

Taufan menambahkan tidak menutup kemungkinan tahun depan dirinya akan menaikkan besaran insentif dengan syarat penerimaan PBB tahun ini juga menembus target. Dia berencana memberikan reward khusus bagi kolektor PBB yang berprestasi.

Dia berharap dengan insentif itu akan tercipta sinergi di lini birokrasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni Lurah dan kolektor PBB. Para kolektor PBB sendiri, seperti dilansir pojoksulsel.com, didorong terus menjaga komunikasi dengan masyarakat yang selama ini berkontribusi terhadap PAD.

Baca Juga: Revisi 3 Perda Terkait Pajak Diyakini Genjot PAD

Kolektor PBB biasa berasal dari petugas kelurahan. Para kolektor ini bertugas membagikan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) dan menagih PBB kepada masyarakat di wilayah kerjanya. (Bsi)

Topik : PBB, kolektor, parepare
artikel terkait
Kamis, 11 Oktober 2018 | 14:20 WIB
KOTA SOLO
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:01 WIB
PROVINSI BANGKA BELITUNG
Senin, 30 Juli 2018 | 16:22 WIB
KABUPATEN CILACAP
Senin, 25 September 2017 | 11:15 WIB
KABUPATEN BERAU
berita pilihan
Jum'at, 30 September 2016 | 14:03 WIB
KOTA PALOPO
Senin, 17 Juni 2019 | 18:36 WIB
KABUPATEN ACEH TENGAH
Sabtu, 28 April 2018 | 12:09 WIB
KABUPATEN LAMONGAN
Selasa, 12 Februari 2019 | 14:56 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 14 November 2016 | 09:57 WIB
KOTA MEDAN
Kamis, 27 Juli 2017 | 11:15 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 28 Desember 2017 | 14:21 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 17 Desember 2018 | 11:00 WIB
KABUPATEN TANAH BUMBU
Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:51 WIB
KOTA SOLO
Rabu, 24 Januari 2018 | 10:47 WIB
KABUPATEN BANYUMAS