Review
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING
Selasa, 21 September 2021 | 12:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Senin, 20 September 2021 | 16:04 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Harga Minyak Goreng Melonjak, India Pangkas Tarif Bea Masuk CPO

A+
A-
0
A+
A-
0
Harga Minyak Goreng Melonjak, India Pangkas Tarif Bea Masuk CPO

Ilustrasi. Pekerja memindahkan tandan buah segar (TBS) sawit di sebuah RAM Kelurahan Purnama Dumai, Riau, Jumat (21/5/2021). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/rwa.

NEW DELHI, DDTCNews – Pemerintah India memangkas tarif bea masuk atas impor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) dari 15% menjadi 10% selama tiga bulan ke depan menyusul tingginya harga minyak goreng di pasar domestik.

Central Board of Indirect Taxes and Customs (CBIC) menyatakan pemangkasan tarif bea masuk dari 15% menjadi 10% tersebut akan membuat beban pajak dan bea masuk yang ditanggung importir CPO turun dari 35,75% menjadi 30,25% selama 3 bulan ke depan.

"Ketentuan ini berlaku terhitung sejak 30 Juni 2021 hingga 30 September 2021," tulis Central Board of Indirect Taxes and Customs (CBIC) dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (30/6/2021).

Baca Juga: Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Harga produk minyak kedelai dan minyak kelapa sawit di India tengah mengalami kenaikan lebih dari 2 kali lipat dalam 1 tahun terakhir. Hal ini memberikan beban tambahan kepada masyarakat India yang mengalami penurunan penerimaan akibat pandemi Covid-19.

Minyak kelapa sawit adalah minyak yang paling banyak digunakan dan diimpor di India. Tercatat, impor minyak kelapa sawit memiliki kontribusi sebesar 60% terhadap total impor minyak nabati India.

Meski impor minyak kelapa sawit tercatat sangat dominan, minyak kelapa sawit tercatat lebih banyak digunakan oleh pengusaha pada sektor makanan dan minimun seperti restoran dan lain-lain. Konsumen rumah tangga tercatat lebih banyak mengkonsumsi minyak kedelai, minyak bunga matahari, dan rapeseed oil.

Baca Juga: Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Sementara itu, pemangkasan tarif bea masuk kemungkinan besar bakal direspons para pelaku usaha untuk menaikkan volume impor CPO hingga 3 bulan ke depan.

"India bisa menambah impor CPO-nya hingga 500.000 ton pada 3 bulan ke depan dengan rata-rata impor bulanan mencapai 850.000 ton," ujar Chief Executive Sunvin Group Sandeep Bajoria seperti dilansir zawya.com. (rig)

Baca Juga: Pengusaha Harap Irlandia Sepakati Proposal Pajak Minimum Global
Topik : india, bea masuk, CPO, ekspor impor, relaksasi perpajakan, kebijakan pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 19 September 2021 | 11:00 WIB
REPUBLIK CEKO

Proses Penegakan Hukum Dihentikan, Wajib Pajak Bisa Dapat Kompensasi

Sabtu, 18 September 2021 | 16:00 WIB
PRANCIS

Global Forum Rilis Panduan Baru Soal Pertukaran Informasi Perpajakan

Sabtu, 18 September 2021 | 14:00 WIB
LUKSEMBURG

Menkeu Belum Kabulkan Pembebasan PPh Gaji ke-13, Ini Alasannya

berita pilihan

Selasa, 21 September 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Peroleh Insentif Fiskal Beragam, Industri Furnitur Sanggup Tumbuh 8%

Selasa, 21 September 2021 | 18:49 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Begini Ketentuan PPN Penjualan Motor atau Mobil Bekas

Selasa, 21 September 2021 | 18:30 WIB
THAILAND

Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Minta Wajib Pajak Lapor Jika Temui Ini Saat Manfaatkan Layanan

Selasa, 21 September 2021 | 17:30 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% Tahun Ini

Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Transparansi dan Upaya Mendapat Kepercayaan Wajib Pajak

Selasa, 21 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Turun ke Lapangan, Begini Cara Ditjen Pajak Olah Data yang Dikumpulkan

Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING

Tak Cuma Pajak, Isu Transfer Pricing Juga Sentuh Aspek Bisnis & Hukum

Selasa, 21 September 2021 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Selasa, 21 September 2021 | 16:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Punya Utang Pajak, Aset 5 Perusahaan Ini Disita DJP