Review
Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:
Senin, 06 Desember 2021 | 15:43 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Data & Alat
Rabu, 08 Desember 2021 | 08:31 WIB
KURS PAJAK 8 DESEMBER - 14 DESEMBER 2021
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dukung Iklim Bisnis, Uni Eropa Setuju Beri Insentif Pajak di Italia

A+
A-
0
A+
A-
0
Dukung Iklim Bisnis, Uni Eropa Setuju Beri Insentif Pajak di Italia

Jembatan ikonik Rialto diresmikan setelah selesai direstorasi yang dimulai pada 2021 dan didanai secara pribadi oleh pengusaha mode Renzo Rosso di Venesia, Italia, Selasa (7/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Manuel Silvestri/WSJ/djo

BRUSSELS, DDTCNews – Uni Eropa menyetujui pemberian insentif pajak bagi perusahaan di Italia yang arus kasnya terdampak pandemi Covid-19. Insentif yang diberikan sebesar €31,9 miliar atau setara Rp527 triliun (kurs Rp16.500/euro).

Program tersebut tertuang dalam kerangka kerja sementara pemerintah Italia. Alokasi bantuan yang diberikan juga tidak melebihi threshold yang telah ditentukan bagi sejumlah industri dan tidak diberikan setelah 31 Desember.

“Insentif yang diberikan akan dalam bentuk pengecualian dan pengurangan pajak, kredit pajak, pemberian bantuan langsung, dan dukungan bagi pelaku bisnis mengalami kelebihan biaya tetap,” dalam Tax Notes International, dikutip Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Melalui program ini, bantuan akan diberikan kepada perusahaan yang arus kasnya negatif dalam jangka waktu Maret 2020 sampai Desember 2021. Program tersebut juga diberikan tidak melebihi €10 juta per perusahaan.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada perusahaan yang tidak terkategori mengalami kesulitan finansial per 31 Desember 2019.

Besaran insentif pun disesuaikan untuk setiap sektor. Pemberian bantuan langsung diberikan maksimal sebesar €225.000 bagi perusahaan agrikultur, €270.000 bagi perusahaan perikanan dan akuakultur, dan €1,8 juta bagi perusahaan sektor lainnya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan

Komisioner Kompetisi Uni Eropa Margrethe Vestager menyampaikan bahwa banyak perusahaan di Italia yang mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, dibutuhkan langkah lanjutan untuk meminimalisirnya.

Pemberian insentif sebesar €31,9 miliar akan membantu perusahaan-perusahaan di Italia untuk memenuhi kebutuhan likuiditas perusahaan. Selain itu, bantuan tersebut dapat menutupi biaya tetap perusahaan yang tidak dapat tercakup dalam pendapatannya. (sap)

Baca Juga: Insentif Pajak untuk Investor yang Tanam Modal di Startup Diperpanjang
Topik : pajak internasional, insentif pajak, pandemi, Italia, Uni Eropa, bantuan langsung

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 06 Desember 2021 | 12:00 WIB
ARAB SAUDI

Mulai Desember 2021, PKP Wajib Terbitkan Faktur Pajak Digital

Senin, 06 Desember 2021 | 09:19 WIB
JERSEY

Cegah Peredaran Gelap, Jualan Ganja Kini Dipungut Pajak 20%

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:00 WIB
TAIWAN

Nilai Denda Bagi Pelaku Pengelakan Pajak Dinaikkan

berita pilihan

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Transformasi Ekonomi Hijau, Begini Desain Kebijakan Fiskal Pemerintah

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:01 WIB
HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Beberkan Dampak Korupsi, Sri Mulyani: Penyakit dan Bahayanya Nyata

Rabu, 08 Desember 2021 | 12:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp10,2 M, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
HARTA PEJABAT NEGARA

Permudah Pegawai Lapor Harta Kekayaan, Dua Aplikasi Ini Diintegrasikan

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Menjaga Ruang Fiskal Agar Bisa Tetap Responsif

Rabu, 08 Desember 2021 | 11:00 WIB
FILIPINA

Dorong Produktivitas Usaha, Keringanan Pajak Disiapkan

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:45 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL

Apa Itu Konsolidasi Fiskal?

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK FOKUS AKHIR TAHUN

Perkembangan APBN Sebelum Defisit Kembali Maksimal 3% PDB

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:15 WIB
WAKIL MENTERI KEUANGAN SUAHASIL NAZARA:

‘Pajak Itu Tidak Boleh Menghalangi Pemulihan Ekonomi’

Rabu, 08 Desember 2021 | 10:00 WIB
ROUND UP FOKUS AKHIR TAHUN

Ketika Konsolidasi Fiskal Dijalankan Sambil Jaga Pemulihan Ekonomi