Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 15:36 WIB
PAJAK DAERAH (18)
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Digertak AS, Negara Ini Tetap Susun RUU Pajak Digital

A+
A-
0
A+
A-
0
Digertak AS, Negara Ini Tetap Susun RUU Pajak Digital

Ilustrasi. (DDTCNews)

MADRID, DDTCNews—Spanyol mulai menyusun rancangan undang-undang untuk mengenakan pajak penghasilan terhadap raksasa-raksasa digital dengan tarif 3%, meskipun terdapat ancaman retaliasi dari Amerika Serikat (AS).

Menteri Anggaran Maria Jesus Montero mengatakan pajak 3% itu rencananya dikenakan pada perusahaan teknologi seperti Facebook, Google, Apple, dan Amazon yang mendapat penghasilan sekitar €1 miliar euro (Rp15,9 triliun) di seluruh dunia.

Namun demikian, pemberlakuan pajak digital tersebut tetap akan memperhatikan konsensus Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD).

Baca Juga: Apa Itu Bea Masuk Antidumping?

"Ini adalah keputusan transisi dan sementara, sampai suatu peraturan disetujui di tingkat internasional atau setidaknya Eropa," katanya, Kamis (4/6/2020).

Jika disetujui, RUU itu akan menerapkan pungutan 3% atas pendapatan perusahaan digital yang diperoleh dari para pelanggannya di Spanyol. Adapun, pengesahan RUU menjadi undang-undang Spanyol akan memakan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan.

Dilansir dari channelnewsasia, RUU itu memuat threshold pendapatan raksasa digital yang kena pajak, yaitu di atas €750 juta euro secara global dan €3 juta di Spanyol. Kebijakan ini sejalan dengan proposal Uni Eropa mengenai pajak digital.

Baca Juga: Tinggal 3 Bulan, Pemkab Ini Kejar Target PAD Rp120 Miliar

Langkah Spanyol tersebut mengikuti jejak Prancis sebagai salah satu negara Uni Eropa yang telah meloloskan pajak layanan digital (digital service tax/DST) dengan tarif 3% untuk diterapkan tahun ini, terlepas konsensus di OECD akan tercapai atau tidak.

Prancis semula merencanakan DST berlaku pada 2019, tetapi ditunda hingga akhir tahun ini setelah Presiden AS Donald Trump mengancam pengenaan tarif barang-barang impor asal Prancis senilai US$2,4 miliar, termasuk keju dan anggur.

Sebelumnya, pemerintah AS mengumumkan telah memulai proses investigasi skema pajak digital yang telah berlaku atau diwacanakan oleh 10 yurisdiksi di dunia.

Baca Juga: Perlu Rp12,6 Triliun untuk Bebaskan UMK dari Biaya Sertifikasi Halal

Investigasi itu akan membuktikan dugaan skema pajak digital sebagai bentuk ketidakadilan pada perusahaan raksasa teknologi, yang kebanyakan berada di AS.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menyebut yurisdiksi yang dibidik yakni Austria, Brasil, Republik Ceko, Uni Eropa, Indonesia, India, Italia, Turki, Spanyol, dan Inggris.

Menurutnya investigasi itu untuk melindungi pelaku bisnis dan pekerja di AS dari berbagai "diskriminasi" di sektor perpajakan, termasuk pajak digital. (rig)

Baca Juga: Tahun Depan, Isi dan Lapor SPT Sudah Bisa Melalui Smartphone

Topik : pajak digital, spanyol, AS, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 26 September 2020 | 14:55 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 12:01 WIB
KAWASAN INDUSTRI
Sabtu, 26 September 2020 | 11:47 WIB
INSENTIF PAJAK
berita pilihan
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:28 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:17 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 28 September 2020 | 17:15 WIB
KABUPATEN MALANG
Senin, 28 September 2020 | 17:00 WIB
RUU CIPTA KERJA
Senin, 28 September 2020 | 16:48 WIB
TAIWAN
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:22 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK