Fokus
Data & Alat
Rabu, 26 Januari 2022 | 08:11 WIB
KURS PAJAK 26 JANUARI - 1 FEBRUARI 2022
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Di Dubai Expo, Menko Airlangga Promosikan Kawasan Ekonomi Khusus

A+
A-
0
A+
A-
0
Di Dubai Expo, Menko Airlangga Promosikan Kawasan Ekonomi Khusus

Ilustrasi. Foto udara tikungan 17 lintasan Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (4/10/2021). 

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah mengajak calon investor dari Dubai, Uni Emirat Arab, untuk menanamkan modalnya di Indonesia, sekaligus memanfaatkan berbagai fasilitas pajak yang telah disediakan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah membentuk kawasan ekonomi khusus (KEK) dan menyediakan berbagai insentif fiskal untuk investor. Insentif tersebut di antaranya seperti tax holiday dan tax allowance.

"Melalui KEK, pemerintah berkomitmen membangun iklim investasi yang baik dan memastikan tiga faktor yaitu certainty, clarity, dan simplicity bagi investor dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia," katanya dalam Forum Bisnis Dubai Expo 2021, dikutip pada Minggu (14/11/2021).

Baca Juga: Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari

Airlangga menjelaskan kehadiran KEK tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja investasi di daerah, mengoptimalkan kegiatan industri termasuk aktivitas ekspor dan impor, dan mempercepat pembangunan dan pemerataan kesempatan kerja.

Melalui KEK, pemerintah menawarkan fasilitas seperti tax holiday dan tax allowance yang diberikan berdasarkan jenis dan nilai investasi. Selain itu, ada pula fasilitas nonfiskal seperti layanan one-stop services menggunakan Online Single Submission (OSS) untuk perizinan dan pendaftaran usaha, peraturan keimigrasian, ketenagakerjaan, serta pengelolaan lahan.

Hingga 2021, pemerintah telah menetapkan 19 KEK yang bergerak di sektor industri manufaktur, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Menurutnya, KEK yang terbentuk akan secara otomatis menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Baca Juga: Tax Ratio Jepang Masih Rendah, IMF Sarankan Tarif PPN Dinaikkan

KEK yang berfokus pada industri manufaktur di antaranya terdapat di Sei Mangkei, Gresik, Kendal, Palu, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Api-Api, Bitung, dan Sorong. Sementara KEK pariwisata berlokasi di Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Morotai, Likupang, LIDO, dan Mandalika.

Airlangga menjelaskan KEK juga memperluas cakupan industrinya hingga ke skala industri tersier, seiring dengan disahkannya UU Cipta Kerja, termasuk Nongsa dan Singhasari yang fokus pada industri digital dan pusat data terpadu.

Menurutnya, UU Cipta Kerja akan membawa Indonesia memasuki babak baru yang lebih baik dari sisi upaya penciptaan lapangan kerja dan aktivitas penanaman modal.

Baca Juga: Apa Itu Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

"Saya akan menyambut kehadiran Anda semua di Indonesia. Segera bergabung dan jalankan usaha anda di KEK di Indonesia," ujarnya. (rig)

Topik : menko perekonomian airlangga hartarto, dubai expo 2021, KEK, fasilitas pajak, pajak, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:30 WIB
INSENTIF FISKAL

Kemenkeu Sebut PMK Soal Perpanjangan Insentif Pajak Tengah Diundangkan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:00 WIB
KOREA SELATAN

Persaingan Memanas, Capres Korea Selatan Bakal Hapus Pajak Atas Saham

Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:32 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Rasio Utang Naik, Sri Mulyani: Lebih Baik Ketimbang Negara Tetangga

Jum'at, 28 Januari 2022 | 09:03 WIB
DATA PPS HARI INI

Data 27 Januari 2022: Sebanyak 8.699 Wajib Pajak Sudah Ungkap Hartanya

berita pilihan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:30 WIB
KANWIL DJP ACEH

Terbitkan Faktur Pajak Fiktif, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari

Jum'at, 28 Januari 2022 | 19:00 WIB
JEPANG

Tax Ratio Jepang Masih Rendah, IMF Sarankan Tarif PPN Dinaikkan

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas?

Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Jelang Pemilu Presiden, Honor Buat Guru Diusulkan Bebas Pajak

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:30 WIB
KOTA MANADO

Pemkot Beri Hadiah Sepeda Motor untuk Wajib Pajak Patuh

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:27 WIB
PENANGANAN COVID-19

Kasus Omicron Terus Bergerak Naik, Begini Pesan Jokowi

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:04 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN INDRAMAYU

Simak di Sini, Profil Pajak Salah Satu Daerah Penghasil Beras Nasional

Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:00 WIB
INVESTASI

Aliran Investasi ke Sektor Manufaktur Mulai Membaik, Ini Catatan BKPM

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:49 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Promosi PPS Makin Kencang, Petugas Pajak Datangi Usaha Studio Foto

Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Pajak Tinggi Tak Mampu Seret Elon Musk dari Posisi Orang Terkaya Dunia