Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Data Pajak Dirilis, Wacana Pajak Kekayaan Kembali Mengemuka

A+
A-
1
A+
A-
1
Data Pajak Dirilis, Wacana Pajak Kekayaan Kembali Mengemuka

Ilustrasi Kantor IRS Amerika Serikat. (Foto: Police State USA)

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Dukungan atas pengenaan pajak kekayaan di AS kembali mengemuka setelah ProPublica memublikasikan data perpajakan 25 orang terkaya AS.

Anggota Senat AS dari Partai Demokrat yang sebelumnya sempat mencalonkan diri sebagai presiden, Elizabeth Warren, mengatakan fakta yang diungkap ProPublica menunjukkan perlunya pengenaan pajak kekayaan.

"Pada 2014 hingga 2018, harta 25 orang terkaya AS naik US$401 miliar tetapi mereka hanya membayar pajak sebesar 3,4% dari tambahan kekayaan tersebut. Kita membutuhkan pajak kekayaan," ujar Warren seperti dilansir thehill.com, dikutip Kamis (10/6/2021).

Baca Juga: Tiru 2 Negara Ini, Pajak Kekayaan Bisa Jadi Tren

Sebagai contoh, ProPublica mencatat tambahan kekayaan miliuner Warren Buffett sepanjang tahun 2014 hingga 2018 mencapai US$24,8 miliar atau Rp353,3 triliun.

Meski demikian, total pajak yang dibayar Buffett hanya sebesar US$23,7 juta atau Rp337,63 miliar. Dengan demikian, pajak yang dibayar Buffett hanya sebesar 0,1% dari total pertambahan kekayaannya.

Warren sendiri berharap laporan terbaru dari ProPublica ini dapat mendorong Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk mendukung pengenaan pajak kekayaan.

Baca Juga: Pajak dari Orang Kaya, Pakar: Penambahan Tarif PPh OP 35% Belum Cukup

Untuk diketahui, Biden sejak kampanye tahun lalu telah menyuarakan rencananya untuk mengenakan pajak yang lebih besar terhadap orang kaya, meski bukan melalui pengenaan pajak kekayaan sebagaimana yang diusung oleh Warren.

Merujuk pada General Explanations of the Administration’s Fiscal Year 2022 Revenue Proposals, Biden berencana untuk meningkatkan tarif pajak penghasilan pada layer penghasilan tertinggi dari yang awalnya hanya sebesar 37% menjadi 39,6%.

Tak hanya meningkatkan tarif pajak secara umum, tarif pajak atas capital gains juga akan ditingkatkan dari 20% menjadi 39,6%. Kedua usulan Biden ini diharapkan dapat berlaku pada 2022 bila beleid American Families Plan disetujui.

Baca Juga: Bagaimana Tren Kontribusi Pajak Kekayaan di Negara-Negara OECD?

Melalui kebijakan ini, penghasilan dalam bentuk capital gains akan diperlakukan sama dengan penghasilan dalam bentuk upah. Kedua jenis penghasilan ini perlu diperlakukan dengan setara karena penerimaan pajak yang bersumber dari capital gains kian minim dari tahun ke tahun. (Bsi)

Topik : pajak kekayaan, Amerika Serikat, Warren Buffet

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 03 Juni 2021 | 10:36 WIB
AMERIKA SERIKAT

Tunggu Konsensus Pajak Digital, AS Tunda Aksi Balasan

Rabu, 02 Juni 2021 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Biden Minta Tarif Pajak Korporasi 28% Berlaku Tahun Depan

Rabu, 02 Juni 2021 | 14:00 WIB
PAJAK DIGITAL

Tak Tunggu Konsensus, 7 Negara Ini Sudah Terapkan Pajak Digital

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah