Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Cara Pelaporan Insentif Pajak UMKM PMK 82/2021 di DJP Online

A+
A-
12
A+
A-
12
Cara Pelaporan Insentif Pajak UMKM PMK 82/2021 di DJP Online

MENU pelaporan insentif pajak dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 82/2021 akhirnya tersedia dalam layanan e-reporting insentif Covid-19 di DJP Online. UMKM yang ingin mendapatkan PPh Final DTP dapat segera melaporkan realisasi insentifnya.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara pelaporan insentif PPh Final UMKM ditanggung pemerintah (DTP) sebagaimana diatur dalam PMK 82/2021 melalui DJP Online. Untuk diperhatikan, jadwal pelaporan insentif ini memiliki jatuh tempo.

Penyampaian laporan realisasi PPh final DTP paling lambat pada tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir. Artinya, untuk pemanfaatan masa pajak Juli 2021 harus disampaikan paling lambat tanggal 20 Agustus 2021.

Baca Juga: Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Mula-mula silakan akses DJP Online. Pastikan, Anda sudah memiliki fitur layanan e-reporting insentif Covid-19. Bila belum, pilih menu Profil dan pilih Aktivasi Fitur Layanan. Setelah itu, centang kolom e-reporting insentif Covid-19 dan klik Ubah Fitur Layanan.

Setelah itu, silakan akses kembali DJP Online. Lal, pilih menu Layanan dan klik kolom e-reporting insentif Covid-19. Setelah itu, klik Tambah. Setelah itu, pilih semester II/2021 dalam tahun pelaporan dan pilih PPh Final DTP (PMK 82/2021). Lalu, klik Lanjutkan.

Lalu, buat laporan realisasi PPh Final DTP dalam bentuk xls. Silakan klik link yang ada di sebelah kiri layar. Setelah itu, Anda akan membuka file Microsoft Excel dengan format yang sudah disediakan DJP.

Baca Juga: Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Dalam file Excel tersebut, terdapat dua halaman. Halaman pertama adalah Pemotong atau Pemungut dan halaman kedua adalah Lainnya. Untuk halaman pertama, silakan isi apabila terdapat transaksi pemotongan atau pemungutan.

Kemudian, untuk halaman kedua diisi apabila Anda menyetorkan pajak langsung ke Ditjen Pajak (DJP). Silakan isi kedua halaman tersebut. Jika sudah, silakan klik Validasi. Fitur validasi ini bertujuan agar kolom yang diisi sesuai dengan format yang ditetapkan.

Apabila Anda mengisi dengan format yang benar, akan ada notifikasi. Namun, jika ada kekeliruan, akan muncul warna merah di kolom tertentu. Silakan perbaiki terlebih dahulu sebelum menyimpan file Excel tersebut di komputer.

Baca Juga: Cara Lapor Pemanfaatan Penurunan Tarif PPh untuk Perusahaan Terbuka

Pastikan nama file pelaporan realisasi insentif PPh Final DTP dalam bentuk xls tersebut sesuai dengan format dari DJP yaitu AAAAAAAAAAAAAAA_BBCC_DDDD_EE_FF.xlsx dengan perincian sebagai berikut:
A = 15 digit (NPWP)
B = 2 digit (masa pajak awal)
C = 2 digit (masa pajak akhir)
D = 4 digit (tahun pajak)
E = 2 digit (kode pelaporan realisasi)
F = 2 digit (kode pembetulan)

Untuk diingat, kode pelaporan realisasi PPh Final DTP menggunakan 13. Jika pelaporan normal, kode pembetulan (dua kode digit belakang) diisi 00, dan apabila ingin melaporkan pembetulan diisi 01 dan seterusnya.

Setelah itu, kembali ke menu pelaporan realisasi PPh Final DTP untuk mulai mengunggah (upload). Pilih masa pajak dan klik Pilih File Realisasi. Setelah memilih file pelaporan realisasi, klik upload. Nanti akan ada notifikasi, pelaporan berhasil di upload.

Baca Juga: PLN Usul Insentif Pajak Mobil Listrik Ditambah, Ini Respons Kemenkeu

Setelah itu, Anda akan diarahkan ke kolom monitoring e-reporting insentif Covid-19. Di sini, Anda bisa melihat status pelaporan realisasi. Jika statusnya Selesai, Anda bisa mencetak bukti penerimaan surat (BPS) di bagian kolom Daftar Pelaporan. Semoga bermanfaat.

Topik : tips pajak, adminstrasi pajak, insentif pajak, DJP Online, e-reporting, pelaporan pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Pramita

Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:10 WIB
saya juga mau lapor pph 21 yang DTP kenapa ga bisa ya padahal blm tgl 20 ini aja masih tgl 19 agustus. mau lapor dtp pph 21 masa juli 2021 tidak bisa.mohon info nya

yadi

Senin, 23 Agustus 2021 | 01:22 WIB
Coba dicek tanggal penyampaian pemberitahuan pemanfaatan insentifnya. Kalau melewati tanggal 15 Agustus 2021, ga bisa memanfaatkan insentif utk masa pajak Juli 2021. (Pasal 19B ayat (1) PMK-82/2021)

Leo Dinto

Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:06 WIB
pada di upload Pelaporan Realisasi PPh Pasal 21 DTP (PMK-82) terjadi "kesalahan Anda hanya dapat melaporkan Masa Pelaporan dari masa 08 2021", padahal posisinya skrng masih tgl 18 agustus 2021 belum lewat dr tgl 20. Mohon pencerahannya.
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 29 November 2021 | 18:00 WIB
VIETNAM

Insentif Penundaan Pembayaran Pajak Industri Otomotif Diperpanjang

Senin, 29 November 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Hadapi Covid-19 Varian Omicron, Begini Kata Presiden Jokowi

Senin, 29 November 2021 | 11:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perkuat Pengawasan Penerima Insentif Pajak, Distribusi Data Diperbaiki

Senin, 29 November 2021 | 08:30 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Paling Lambat Besok, Pembetulan Laporan Insentif Pajak Semester I/2021

berita pilihan

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:30 WIB
PAKISTAN

Pengusaha Keluhkan Tak Bisa Klaim Insentif, Industri Terancam Mandek

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:26 WIB
PMK 171/2021

PMK Baru, Sri Mulyani Atur Pelaksanaan Sistem SAKTI

Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:00 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Jokowi Ingin Pandemi Jadi Momentum untuk Transformasi Ekonomi

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyusunan Aturan Pelaksana UU HPP Dikebut, DJP: PPS Paling Urgen

Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:24 WIB
KPP PRATAMA BEKASI BARAT

Tunggakan Rp701 Juta Tak Dilunasi, Rekening Wajib Pajak Disita DJP

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pajaki Orang Kaya, DJP Perlu Antisipasi Passive Income

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:39 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Sudah Ada Kantor Pajak yang Catatkan Penerimaan Lebih dari 100%

Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:30 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Kencangkan Pengawasan, Petugas Pajak Aktif Kunjungan Sampaikan SP2DK