JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah tengah menyiapkan stimulus ekonomi untuk digelontorkan pada momentum Lebaran 2026.
Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pola kebijakan stimulus ekonomi relatif sama seperti tahun lalu. Dia menyebut pemerintah akan kembali mengadakan stimulus berupa diskon tiket transportasi udara, laut dan darat.
"Hari ini [kebijakan stimulus ekonomi untuk Lebaran] sedang dirapatkan di Kemenko, nanti segera diumumkan. Relatif polanya sama, seperti diskon tarif transportasi ini lebih ke insentif untuk sisi supply kita tetap gulirkan," ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Susiwijono menjelaskan insentif diberikan untuk membantu pelaku usaha untuk beroperasi penuh, khususnya sektor transportasi. Dengan insentif diskon tiket, permintaan terhadap jasa transportasi akan meningkat.
Dia meyakini stimulus tersebut akan memberikan berdampak positif bagi masyarakat atau konsumen. Menurutnya, masyarakat akan diuntungkan karena harga tiket transportasi lebih murah. Harapannya, daya beli masyarakat turut meningkat.
"Demand-nya kuat, nah nanti supply-nya kita kurangi harganya sehingga akan ketemu. Kami sudah menargetkan jumlahnya, mulai dari kereta api, kapal laut Pelni dan ASDP penyeberangan, dan udara. Konsep skema hampir sama seperti yang lalu," tuturnya.
Susiwijono menilai mobilitas masyarakat berkontribusi besar terhadap perputaran roda perekonomian. Untuk itu, sambungnya, pemerintah menyiapkan stimulus untuk meningkatkan mobilitas tersebut pada kuartal I/2026.
Terlebih, lanjutnya, momentum puasa dan libur Idulfitri sudah makin dekat. Menurutnya, masyarakat umumnya akan mulai ramai-ramai memesan dan membeli tiket mudik pada H-45 sebelum Lebaran.
"Targetnya cukup besar karena Ramadhan tahun ini di kuartal I semuanya sehingga kuartal I ini secara psikologis memang dorongannya akan tinggi sekali," katanya.
Sejalan dengan itu, Susiwijono menuturkan pemerintah akan mempercepat pembahasan stimulus ekonomi. Jika sudah rampung, kebijakan itu akan diumumkan oleh Menko Perekonomian dan Menteri Perhubungan. (rig)
