Berita
Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Cara Input Pajak Masukan pada e-Faktur 3.0

A+
A-
14
A+
A-
14
Cara Input Pajak Masukan pada e-Faktur 3.0

DITJEN Pajak (DJP) menyediakan laman khusus yang berisi beragam informasi terkait dengan aplikasi e-faktur 3.0. Maklum saja, penggunaan aplikasi e-faktur terbaru ini tidak seperti aplikasi e-faktur 2.2 sebelumnya.

Misal, cara menginput faktur pajak masukan pada e-faktur 3.0 sedikit berbeda dibandingkan dengan e-faktur 2.2. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara menginput faktur pajak masukan pada e-faktur 3.0.

Mula-mula, silakan jalankan aplikasi e-faktur 3.0. Pada menu utama aplikasi, silakan pilih menu Faktur, lalu pilih Pajak Masukan dan klik Administrasi Faktur. Nanti, Anda akan melihat Daftar Faktur Pajak Masukan, silakan klik Rekam Faktur.

Baca Juga: Cara Input Nota Retur Faktur Pajak di e-Faktur 3.0

Masukan data yang diminta mulai dari nomor faktur, NPWP lawan transaksi, tanggal faktur, masa pajak, dan nilai dasar pengenaan pajak (DPP). Jika sudah, silakan klik Simpan. Nanti, rekam faktur yang Anda buat akan terlihat dalam Daftar Faktur Pajak Masukan.

Dalam daftar tersebut, faktur yang Anda rekam terlihat memiliki status Belum Approve atau belum ter-upload. Untuk mengubah status tersebut menjadi Approval Sukses, silakan klik faktur pajak yang Anda buat tersebut, lalu klik Upload Faktur.

Untuk diperhatikan, Anda bisa melakukan upload faktur atas faktur pajak masukan yang Anda buat secara sekaligus. Anda tinggal mem-blok atau highlight faktur-faktur pajak masukan dalam daftar tersebutb secara bersamaan, lalu klik Upload Faktur.

Baca Juga: Cara agar Sumbangan Penanganan Covid-19 Dapat Jadi Pengurang Pajak

Anda juga bisa memilih dikreditkan atau tidak dikreditkan atas faktur pajak masukan yang Anda buat tersebut. Caranya, pilih faktur pajak yang Anda buat tersebut, lalu klik Ubah Faktur. Nanti, Anda bisa memilih dikreditkan atau tidak dikreditkan. Jika sudah klik Simpan.

Jika sudah menekan Upload Faktur, Anda akan mendapatkan notifikasi Faktur pajak siap diproses oleh Uploader. Pastikan Uploader faktur pajak masukan dijalankan agar proses upload dapat berlangsung. Silakan klik OK.

Nanti, status faktur pajak masukan yang Anda buat menjadi Siap Approve. Selanjutnya, silakan masuk ke menu Management Upload yang ada di atas layar Anda. Pilih Upload Faktur, setelah itu silakan klik Start Uploader.

Baca Juga: Cara Mengatasi Nomor Seri Faktur Pajak Tidak Otomatis

Nanti, Anda diharuskan untuk mengisi kode keamanan (captcha) dan password e-Nofa. Jika sudah klik Submit. Setelah itu, Anda akan melihat notifikasi Uploader Berjalan. Setelah itu, silakan klik Perbarui pada daftar pajak masukan yang berada paling kanan atas layar Anda.

Status faktur pajak masukan yang Anda buat pun berubah menjadi Approval Sukses. Secara umum, cara input faktur pajak masukan ini kurang lebih sama seperti pada aplikasi e-faktur 2.2 sebelumnya. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Membuat Faktur Pajak Transaksi ke BUMN Melalui e-Faktur 3.0
Topik : cara input pajak masukan, e-faktur 3.0, tips pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Elly

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 23:48 WIB
iya...g perlu input fp masukkan lagi. data sdh ada dimenu prepopulated data.

Klpcengkir87

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 22:24 WIB
Hah? Bukannya dengan memakai E-Faktur 3.0 sudah tidak perlu input FP masukan lagi? Cukup dari prepolluted FP masukan dan diupload sudah otomatis record
1

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 24 Mei 2021 | 17:43 WIB
TIPS PAJAK

Cara Atasi Kode Eror ETAX-40001 di e-Faktur 3.0

Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Mengajukan Pemindahbukuan Karena Salah Kode Jenis Pajak

berita pilihan

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:39 WIB
DDTC NEWSLETTER

BKP Strategis yang Tidak Dipungut PPN, Download Aturannya di Sini

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT

SPT Pajak Donald Trump Bakal Dibuka

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II

Kantor Baru KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Diresmikan

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021, Ini Penjelasan Jokowi

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:35 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG

Hanya Bulan Ini, Pemutihan Denda Pajak Digelar

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KOREA SELATAN

Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:17 WIB
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Lantik Inspektur Jenderal yang Baru, Sri Mulyani Minta Ini

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:50 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Ini Penyebab Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tak Lolos Seleksi

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP