[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
RAPBN 2027

Dari Pajak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Capai Rp240 Triliun

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Senin, 17 Agustus 2026 | 14.30 WIB
Dari Pajak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan Capai Rp240 Triliun
<p>Ilustrasi. Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG) saat dipamerkan di Graha Wisata Niaga, Solo, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2026). ANTARA FOTO/Maulana Surya/kye</p>

JAKARTA, DDTCNews — Anggaran untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) pada tahun depan diusulkan mencapai Rp240 triliun.

Anggaran MBG tersebut berasal dari APBN, dengan pajak merupakan sumber penerimaan yang paling dominan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dengan anggaran dimaksud, MBG akan disalurkan kepada 60,6 juta penerima manfaat.

"Tadi ditanya untuk MBG berapa? Sekitar Rp240 triliun untuk MBG," ujar Purbaya, dikutip pada Senin (17/8/2026).

Anggaran MBG masih menjadi bagian dari anggaran fungsi pendidikan yang pada tahun depan diusulkan senilai Rp820,9 triliun. Pasalnya, MBG dinilai sebagai program yang meningkatkan kualitas pembelajaran para siswa.

Presiden Prabowo Subianto pun mengatakan tidak boleh ada siswa di sekolah yang mengikuti proses belajar mengajar dalam keadaan lapar. Siswa tidak akan dapat belajar dengan baik dalam kondisi lapar.

"Tidak ada anak yang dapat belajar dengan baik apabila ia lapar. Mungkin sebagian di antara kita tidak akan pernah melihat atau merasakan anak-anak yang tidak makan pada pagi hari. Tapi itulah kenyataan yang kita dapati dan kita laksanakan program MBG ini untuk mengatasi itu," ujar Prabowo.

Tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, MBG juga dianggap perlu untuk menekan prevalensi stunting. Oleh karena itu, Prabowo bertekad untuk terus melanjutkan program MBG sembari terus memperbaiki implementasi program tersebut.

"Saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi. Saya menilai mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, ini adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan," ujar Prabowo. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.