JAKARTA, DDTCNews - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari terus dikembangkan menjadi pusat investasi dan industri, serta pusat inovasi, pendidikan, riset, dan pengembangan talenta bertaraf internasional.
Sejalan dengan itu, KEK Singhasari menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore, salah satu sekolah bisnis terkemuka yang berperingkat global. Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berharap makin banyak talenta Indonesia yang memiliki kemampuan manajemen, kepemimpinan dan teknologi berstandar global.
"Indonesia telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, yang membutuhkan investasi yang lebih besar, produktivitas yang lebih tinggi, inovasi yang semakin kuat, serta sumber daya manusia yang berdaya saing global," ujar Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, dikutip pada Selasa (7/7/2026).
Susiwijono menjelaskan kerja sama KEK Singhasari dan IIM Bangalore bertujuan memperkuat pendidikan tinggi dan pengembangan SDM Indonesia. Kehadiran IIM Bangalore dinilai penting untuk menjadikan KEK Singhasari sebagai pusat pendidikan internasional (international education hub) bagi Indonesia dan kawasan Asean.
Dia mengatakan kolaborasi itu mencerminkan transformasi KEK Indonesia dari kawasan industri menjadi ekosistem yang mengintegrasikan investasi, pendidikan, teknologi, riset, dan pengembangan talenta. Tujuannya, untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan SDM yang kompeten, unggul, dan berdaya saing global untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Oleh karena itu, investasi di bidang pendidikan dipandang sama pentingnya dengan investasi di sektor industri.
"Saya yakin kemitraan ini akan menandai tonggak penting dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia, memperkuat ekosistem pendidikan tinggi kita, memperdalam kolaborasi akademisi dan industri, serta memastikan bahwa manfaat dari pengembangan KEK dapat diwujudkan dalam bentuk sumber daya manusia yang lebih unggul dan peluang yang lebih besar bagi generasi mendatang," kata Susiwijono.
Kedua negara sebelumnya sudah bekerja sama di KEK Singhasari melalui beberapa program lain seperti Cyber Defense Academy dan Mumbai-Malang Creative Tech Corridor. Dengan penambahan MoU, kini hubungan Indonesia dan India di KEK Singhasari semakin luas.
Kerja sama itu turut didukung oleh hubungan bilateral yang terus meningkat. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai US$23,2 miliar, sedangkan sepanjang Januari–April 2026 tercatat sebesar US$7,9 miliar.
Sementara itu, peran KEK terus berkembang mengikuti kebutuhan terkini. Hingga kuartal I/2026, KEK di Indonesia telah mencatatkan realisasi investasi kumulatif mencapai Rp353,3 triliun, menyerap tenaga kerja sebanyak 266.688 orang, serta menghadirkan 471 pelaku usaha yang beroperasi di 25 KEK di seluruh Indonesia. (dik)
