JAKARTA, DDTCNews – Lomba menulis artikel pajak merupakan agenda tahunan yang secara rutin digelar DDTCNews. Memasuki satu dekade ini, DDTCNews konsisten memberikan wadah bagi publik untuk menyampaikan gagasannya mengenai perpajakan.
Kompetisi ini pertama kali diadakan pada 2017. Lomba ini digelar tidak sekadar mengapresiasi karya tulis terbaik, tetapi juga membangun budaya menulis, meningkatkan literasi pajak, dan menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif mengenai sistem perpajakan Indonesia.
Perjalanan Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews pun terus berkembang dari tahun ke tahun. Tema yang diangkat selalu mengikuti dinamika perpajakan. Sementara itu, cakupan peserta, jumlah karya yang diterima, hingga bentuk apresiasi yang diberikan juga mengalami perkembangan.

Dalam penyelenggaraan lomba menulis artikel pajak perdana pada 2017, DDTCNews bekerja sama dengan Indonesia Fiscal Club (IFC). Kala itu, lomba digelar khusus untuk mahasiswa dengan tema Membangun Sistem Perpajakan Indonesia.
Sebanyak 120 dari 136 artikel yang masuk dipublikasikan di DDTCNews, sedangkan 10 karya terbaik memperoleh total hadiah Rp15 juta.
Setahun kemudian, lomba kembali digelar untuk mahasiswa dengan tema Menimbang Pajak dalam Kampanye Capres. Dari 103 artikel yang diterima, sebanyak 91 artikel dipublikasikan. Sebanyak 13 pemenang memperoleh total hadiah Rp40 juta.
Pada tahun yang sama, DDTCNews juga menyelenggarakan Tax Competition dengan tema Building Tax Culture, Compliance, and Citizenship for Millennial Generation. Kompetisi ini diikuti 62 tim dari 18 perguruan tinggi.
Total hadiah untuk kompetisi tersebut mencapai Rp100 juta. Tak hanya itu, tim terbaik bahkan berkesempatan mengikuti International Taxation Conference 2018 di India dengan seluruh biaya ditanggung oleh DDTC.
Perubahan terjadi pada 2019, ketika lomba menulis artikel pajak tidak lagi khusus bagi mahasiswa. Tim redaksi membuka ruang bagi masyarakat umum untuk mengirimkan karya terbaiknya. Dalam lomba bertema Membangun Kepastian Sistem Pajak, sebanyak 47 dari 65 artikel dipublikasikan dan 13 karya terbaik memperoleh total hadiah Rp50 juta.
Sementara itu, Tax Competition mengangkat tema Tax Challenges in the Digital Era: It's Time for Youth to Speak Up! yang diikuti 91 tim dari 28 perguruan tinggi. Para pemenang juga kembali diberangkatkan sebagai delegasi pada International Taxation Conference di India.
Terjadinya wabah Covid-19 tidak menyurutkan DDTCNews dalam mendorong literasi perpajakan. Pada 2020, DDTCNews tetap menggelar lomba menulis dengan tema Pandemi, Resesi, dan Reformasi Pajak.
Kala itu, antusiasme peserta lomba meningkat signifikan. DDTCNews menerima 406 artikel. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 artikel dipublikasikan dan 13 karya terbaik memperoleh total hadiah Rp65 juta.
Pada tahun yang sama, DDTCNews menghadirkan Lomba Grafitax yang diikuti masyarakat umum. Tim redaksi menerima 247 karya dalam bentuk infografik, fotografi, dan video. Dari jumlah itu, 60 karya dipublikasikan, dan 12 pemenang memperoleh total hadiah Rp65 juta.
Setelah itu, Lomba Menulis DDTCNews terus diselenggarakan secara konsisten setiap tahun. Tema yang diangkat selalu mengikuti perkembangan isu perpajakan nasional, mulai dari Pajak di Tengah Momentum Pemulihan Ekonomi pada 2021.
Kemudian, tema Orang Kaya dan Kebijakan Pajak di Tengah Digitalisasi Ekonomi pada 2022, tema Platform Pajak dalam Pemilu 2024 pada 2023, tema Pemerintah Baru, Kebijakan Pajak Baru? pada 2024. Pada 2025, tema yang diangkat ialah Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penerimaan Perpajakan secara Seimbang.
Jumlah partisipasi peserta pun menunjukkan dinamika yang menarik. Pada 2021, DDTCNews menerima 350 artikel dan mempublikasikan 86 karya. Pada 2022, terdapat 101 artikel dengan 47 artikel dipublikasikan.
Selanjutnya, pada 2023, sebanyak 214 artikel diterima dengan 98 artikel dipublikasikan. Pada 2024, sebanyak 50 dari 109 artikel dipublikasikan. Tahun lalu, tim redaksi menerima 458 artikel, sekaligus menjadi rekor terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan lomba menulis DDTCNews. Dari jumlah itu, 90 artikel telah dipublikasikan.

Seiring dengan meningkatnya animo publik, DDTCNews menyadari perlunya platform publikasi yang lebih bergengsi. Karenanya, mulai 2024, DDTCNews membukukan 50 tulisan terbaik peserta lomba dalam buku berjudul Gagasan Perpajakan untuk Prabowo-Gibran.
Penerbitan buku ‘Gagasan Perpajakan’ kembali berlanjut pada 2025. Tahun lalu, sebanyak 40 artikel terbaik dibukukan dengan judul Gagasan Reformasi Perpajakan: Jaga Ekonomi, Jamin Penerimaan. Tradisi ini juga akan berlanjut dalam penyelenggaraan Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews 2026.
Melalui Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews, masyarakat tidak hanya diajak menyampaikan gagasan atas isu-isu perpajakan yang sedang berkembang, tetapi juga didorong untuk membangun tradisi menulis yang berbasis riset dan argumentasi.
Upaya tersebut sejalan dengan misi DDTC untuk menginisiasi serta berkontribusi dalam perumusan kebijakan pajak guna mendukung transformasi sistem perpajakan yang seimbang bagi para pemangku kepentingan, sekaligus meneguhkan pajak sebagai kesepakatan bersama.
Anda terdorong untuk turut menyumbangkan gagasan perpajakan? Ikuti Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews 2026 dan kirimkan karya terbaik Anda di artikel ini: Ikuti! Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews, Total Hadiah Rp100 Juta. (rig)
