DITJEN PAJAK

Kejar Target Penerimaan, DJP Perkuat Kompetensi Fiskus

Aurora K. M. Simanjuntak
Selasa, 16 Juni 2026 | 12.00 WIB
Kejar Target Penerimaan, DJP Perkuat Kompetensi Fiskus
<p>Dirjen Pajak Bimo Wijayanto.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Dirjen Pajak Bimo Wijayanto menekankan pentingnya memperkuat kompetensi pegawai guna mencapai target penerimaan pajak.

Bimo mengatakan penguatan SDM antara lain dibutuhkan untuk fungsi pengawasan, penerimaan, pemeriksaan, serta pelayanan pajak. Menurutnya, perbaikan ketiga aspek tersebut bakal mendukung tercapainya target penerimaan pajak yang terus meningkat.

"Kami harus terus menata SDM kami, memperbesar proporsi pegawai pada fungsi-fungsi utama, yaitu fungsi pengawasan, penerimaan, pemeriksaan, dan tentu fungsi pelayanan perpajakan sebagai langkah-langkah untuk mengamankan penerimaan negara," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR, dikutip pada Selasa (16/6/2026).

Lebih lanjut, Bimo mengatakan kinerja penerimaan pajak hingga Mei 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Menurutnya, capaian itu bisa dijadikan dasar untuk mendesain target maupun kebijakan pajak tahun depan.

Secara keseluruhan, penerimaan pajak hingga Mei 2026 telah terkumpul senilai Rp834,4 triliun. Setoran pajak itu berkontribusi sebesar 70,41% dari total pendapatan negara yang senilai Rp1.185 triliun.

"Kinerja kami sebagai basis untuk tahun 2027 nanti, saat ini capaian penerimaan pajak sampai dengan 31 Mei 2026 Alhamdulillah tumbuh sebesar 0,84% dibandingkan periode yang sama tahun 2025," papar Bimo.

Bimo juga menyatakan sebagian besar jenis pajak yang menjadi sumber utama pendapatan negara mengalami kenaikan penerimaan bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Contoh, kinerja penerimaan PPh badan dan deposit PPh badan tumbuh 23,9%, lalu PPh orang pribadi dan PPh 21 tumbuh 26%. Kemudian, PPh final, PPh 22 dan PPh 26 tumbuh 5,2%, sedangkan PPN dan PPnBM tumbuh 41,3%. Sementara itu, pajak lainnya tercatat kontraksi 6%.

"Sedikit meng-highlight upaya-upaya kami untuk bisa mengamankan penerimaan tahun 2026 sebagai basis yang harus kuat untuk mencapai target nantinya di tahun 2027, bahwa hampir semua jenis pajak yang menjadi basis utama penerimaan perpajakan itu naik. Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya-upaya reformasi internal yang kami komitmenkan," ucap Bimo. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.