KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Bakal Luncurkan Lagi Diskon Tiket Pesawat dan PPN DTP

Aurora K. M. Simanjuntak
Selasa, 26 Mei 2026 | 15.15 WIB
Pemerintah Bakal Luncurkan Lagi Diskon Tiket Pesawat dan PPN DTP
<p>Ilustrasi. Sejumlah pesawat maskapai dalam negeri terparkir di Apron Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (15/5/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hma</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah kembali memberikan insentif di sektor transportasi pada semester II/2026, salah satunya berupa PPN ditanggung pemerintah (DTP) atas pembelian tiket pesawat domestik.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan diskon tiket transportasi dan insentif pajak ini merupakan stimulus ekonomi yang dapat dinikmati selama periode liburan sekolah dan libur dalam rangka natal dan tahun baru (Nataru).

"Kami bahas terkait dengan diskon transportasi dan diskon untuk angkutan udara selama liburan sekolah dan untuk Nataru," katanya seusai Rakortas di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (26/5/2026).

Airlangga menyampaikan pagu yang disiapkan untuk diskon tiket transportasi selama periode libur sekolah mencapai Rp190 miliar. Dia menargetkan diskon tiket transportasi ini dapat dimanfaatkan oleh sebanyak 3,07 juta orang.

Pemerintah juga menyiapkan pagu senilai Rp161,4 miliar untuk menggelontorkan diskon transportasi pada periode libur Nataru. Harapannya, program diskon transportasi dapat dimanfaatkan oleh sebanyak 2,27 juta orang.

Selain itu, pemerintah bakal meluncurkan program diskon jasa angkutan udara sebesar 30%, disertai dengan PPN DTP pesawat selama periode liburan sekolah. Adapun anggaran yang disiapkan sebesar Rp472,7 miliar dan targetnya dapat dimanfaatkan oleh 2,3 juta penumpang.

"Kemudian, PPN DTP pesawat pada saat libur Nataru [alokasinya] disiapkan Rp722 miliar, dengan target 3,7 juta penumpang," tutur Airlangga.

Menko perekonomian menjelaskan sederet paket insentif tersebut ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2026 dan menjelang akhir tahun.

"Ini semuanya diharapkan bisa menjadi stimulus di kuartal kedua," ujar Airlangga. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.