JAKARTA, DDTCNews - Presiden Prabowo Subianto mengeklaim pemerintah telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui program makan bergizi gratis (MBG).
Prabowo mengatakan 1 juta lapangan kerja tersebut tercipta melalui 22.275 pendirian dapur MBG atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di seluruh wilayah di Indonesia.
"Dengan 22.000 saja sekarang kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta, 22 ribu dikali 50 orang, digaji setiap hari," ujar Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Senin (2/2/2026).
Melalui 22.275 SPPG yang sudah beroperasi tersebut, pemerintah telah menyalurkan MBG kepada 60,04 juta penerima manfaat.
Bila 36.104 SPPG sudah terbentuk guna menyalurkan MBG kepada 82,9 juta penerima manfaat, Prabowo mengeklaim total lapangan kerja yang tercipta berkat MBG bisa mencapai 3 juta hingga 5 juta.
"Di ujungnya kalau kita sampai 82 juta, kita akan menciptakan 3 juta sampai 5 juta lapangan kerja. Kita semua paham rakyat kita butuh pekerjaan, tapi kalau kita teriak-teriak, mencela, menghardik, enggak akan tercipta," ujar Prabowo.
Jumlah SPPG yang beroperasi ditargetkan bertambah dari 22.275 menjadi 36.104 SPPG pada kuartal II/2026.
Sebagai informasi, anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah untuk BGN pada tahun ini mencapai Rp268 triliun. Dari jumlah tersebut, senilai Rp248,28 triliun atau 92,6% di antaranya digunakan untuk pengadaan dan penyaluran MBG.
Secara terperinci, anggaran Rp223,55 triliun akan dipakai untuk menyediakan dan menyalurkan MBG untuk anak sekolah, sedangkan Rp24,72 triliun sisanya akan digunakan untuk menyalurkan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Hingga 16 Januari 2026, realisasi anggaran MBG tercatat sudah mencapai Rp17,39 triliun. (rig)
