JAKARTA, DDTCNews - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim paket stimulus ekonomi yang digelontorkan menjelang Lebaran 2026 akan lebih banyak dan jumlahnya lebih besar.
Paket stimulus ekonomi didesain mirip dengan tahun lalu. Rencananya insentif yang akan diberikan antara lain bantuan pangan seperti minyak dan beras, serta diskon tarif PPN dan tiket transportasi untuk mudik.
"[Skema kebijakan stimulus] seperti sebelumnya, tapi mungkin jumlahnya akan lebih banyak dan lebih besar, ya nanti kita umumkan. Anggarannya, berkisar Rp13 triliun," kata Airlangga, dikutip pada Jumat (30/1/2026).
Sementara itu, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso sebelumnya menyampaikan pemerintah akan kembali menggelontorkan stimulus ekonomi. Insentif itu termasuk pemberian diskon untuk tiket transportasi udara, laut dan darat.
Dengan adanya diskon, lanjutnya, harga tiket mudik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Dia meyakini kebijakan ini akan mendorong daya beli masyarakat sehingga roda perekonomian terus bergerak selama momentum puasa hingga libur Idulfitri pada kuartal I/2026.
"[Kebijakan stimulus ekonomi untuk Lebaran] sedang dirapatkan di Kemenko, nanti diumumkan segera. Polanya relatif sama, seperti diskon tarif transportasi ini lebih ke insentif untuk sisi supply kita tetap gulirkan," tuturnya.
Susiwijono menjelaskan insentif di sisi supply bertujuan untuk membantu pelaku usaha untuk beroperasi penuh, khususnya sektor transportasi. Dengan insentif diskon tiket, permintaan terhadap jasa transportasi akan meningkat.
Mengingat puasa dan perayaan Idulfitri sudah di depan mata, dia pun mengeklaim pemerintah akan merampungkan pembahasan soal insentif dalam waktu dekat agar masyarakat bisa segera menikmati bantuan pangan, serta melakukan reservasi tiket mudik.
"Pemerintah akan mempercepat [penyusunan kebijakan stimulus], mudah-mudahan segera disampaikan oleh Pak Menko Perekonomian dan Menteri Perhubungan diskon tiket transportasi. Jadi teman-teman bisa langsung reservasi," ujar Susiwijono. (rig)
