AUSTRALIA

Harga Minyak Masih Mahal, Negara Ini Lanjutkan Diskon Cukai BBM

Redaksi DDTCNews
Senin, 22 Juni 2026 | 09.30 WIB
Harga Minyak Masih Mahal, Negara Ini Lanjutkan Diskon Cukai BBM
<p>Ilustrasi.</p>

CANBERRA, DDTCNews - Pemerintah Australia mengumumkan pemangkasan tarif cukai bahan bakar minyak (BBM) akan diperpanjang selama sebulan dari yang semestinya berakhir pada 30 Juni 2026.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan pemangkasan cukai BBM akan berlanjut dari 1 Juli hingga 2 Agustus 2026. Namun, besaran cukai yang dipotong akan lebih kecil dari yang berikan saat ini.

"Meskipun terjadi penurunan harga bensin yang signifikan dan menggembirakan baru-baru ini, kami menyadari masyarakat masih berada di bawah tekanan," katanya, dikutip pada Senin (22/6/2026).

Sejak April, warga Australia telah merasakan manfaat pengurangan pajak bahan bakar sebesar 32 sen per liter setelah harga bahan bakar melonjak akibat konflik di Timur Tengah dan gangguan terhadap pasokan minyak global menyusul penutupan Selat Hormuz. Besaran pemotongan tarif cukai ini berlaku pada April hingga Juni 2026.

Sementara untuk periode 1 Juli hingga 2 Agustus 2026, diskon cukai yang diberikan turun menjadi 16 sen per liter untuk bensin dan solar.

"Perpanjangan pemotongan cukai BBM sebesar 16 sen per liter ini akan mengurangi biaya tangki bahan bakar 65 liter sekitar AU$11," ujar Albanese.

Tarif pungutan penggunaan jalan untuk kendaraan berat juga akan dikurangi sebesar 16 sen per liter selama Juli 2026. Dengan gabungan langkah-langkah tersebut, potensi penerimaan yang hilang diperkirakan sekitar AU$400 juta atau Rp5 triliun.

Pemerintah menyatakan pengurangan besaran diskon cukai BBM secara bertahap ini dirancang untuk menghindari serbuan pengendara yang mengisi bensin sebelum diskon berakhir sepenuhnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Jim Chalmers mengatakan perpanjangan periode pemotongan cukai BBM akan memberikan dukungan tambahan bagi masyarakat.

"Tambahan 1 bulan diskon cukai BBM ini akan membantu para pengendara dan pengusaha di Australia dalam mengatasi mahalnya biaya hidup," ucapnya dilansir 7news.com.au.

Selain memperpanjang periode diskon cukai, pemerintah juga menegaskan Australia memiliki pasokan BBM yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan stok yang cukup, pemerintah mengimbau masyarakat tidak menyerbu SPBU untuk membeli BBM. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.