JAKARTA, DDTCNews - Nilai tukar rupiah berbalik menguat atas dolar Amerika Serikat (AS) untuk patokan pelunasan pajak (kurs beli) yang berlaku satu pekan ke depan. Penguatan juga berlangsung terhadap mayoritas mata uang negara mitra.
Nilai kurs pajak untuk setiap US$1 ditetapkan senilai Rp17.937. Patokan kurs terhadap mata uang Negeri Paman Sam tersebut terpantau turun signifikan dari posisi pekan lalu yang berada pada level Rp18.056 per dolar AS.
Rupiah juga menguat atas dolar Australia. Nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Kanguru ditetapkan senilai Rp12.534,67 per dolar Australia, turun dari posisi pekan lalu senilai Rp12.594,64 per dolar Australia.
Sementara itu, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Jiran ditetapkan senilai Rp4.386,07 per ringgit Malaysia. Nilai kurs pajak tersebut terpantau turun dari posisi pekan lalu yang bertengger pada level Rp4.426,07 per ringgit Malaysia.
Selanjutnya, nilai kurs pajak terhadap mata uang Negeri Merlion untuk satu pekan ke depan ditetapkan senilai Rp13.890,62 per dolar Singapura. Nilai kurs pajak tersebut turun tajam dari posisi minggu lalu senilai Rp13.982,22 per dolar Singapura.
Nilai kurs pajak untuk setiap €1 ditetapkan senilai Rp20.437,09. Patokan nilai kurs pajak terhadap mata uang zona Eropa tersebut turun drastis jika dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada pada level Rp20.635,97 per euro.
Kurs pajak ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 34/MK/EF.2/2026. Kurs ini digunakan untuk pelunasan pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), dan bea masuk.
Sebagai informasi, kurs pajak umumnya digunakan oleh perusahaan atau perorangan yang melakukan transaksi lintas negara. Transaksi lintas negara biasanya menggunakan mata uang asing sehingga perlu ada konversi ke mata uang rupiah terkait dengan penghitungan pajaknya.
Normalnya, nilai kurs pajak ditetapkan setiap seminggu sekali oleh menteri keuangan melalui keputusan menteri keuangan (KMK) dan berlaku selama 7 hari. Untuk mempermudah melihat tren perkembangan kurs pajak, Anda juga dapat mengunjungi kanal Indikator DDTCNews. Simak Cara Cari Kurs Pajak Saat Ini dan Trennya Lewat DDTCNews.
Berikut kurs pajak periode 29 Juli 2026 – 4 Agustus 2026 selengkapnya:

Catatan: untuk JPY, nilai rupiah ditampilkan per 100 yen.
