[DDTCNews] Survei 2026
Banner HUT 19
[Academy IC PI Sept 2026]
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
KPP PRATAMA SORONG

Ada Lebih 100 PKP Baru, Kantor Pajak Gencarkan Edukasi Soal Coretax

[DDTCNews] Redaksi
Senin, 31 Agustus 2026 | 13.30 WIB
Ada Lebih 100 PKP Baru, Kantor Pajak Gencarkan Edukasi Soal Coretax
<p>Suasana kelas daring yang diadakan KPP Pratama Sorong. (foto: Grahita Pradana)</p>

SORONG, DDTCNews - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong telah menyelenggarakan edukasi yang inklusif bagi seluruh pengusaha kena pajak (PKP) yang baru dikukuhkan sejak awal tahun 2025 pada 13 Agustus 2026.

Penyuluh pajak KPP Pratama Sorong Sidiq Adi Widagdya mengatakan tiap kantor pajak berwajiban memberikan upaya optimal dalam memberikan edukasi yang intensif dan inklusif. Batasan ruang tidak lagi menjadi kendala saat komitmen pelayanan prima telah menjadi tekad yang kuat.

"Di era derasnya informasi saat ini, kita bisa mendapat refreshment dan brainstorming dari berbagai cara. Atas dasar inilah, kami terus membimbing wajib pajak dalam berbagai kesempatan," katanya dikutip dari situs DJP, Senin (31/8/2026).

Sidiq menjelaskan kegiatan edukasi tersebut merupakan rangkaian dari kelas pajak yang diinisiasi oleh penyuluh pajak KPP Pratama Sorong demi menjaga pemenuhan hak dan kewajiban PKP tetap berjalan dengan baik.

Materi yang diberikan oleh penyuluh pajak antara lain hak dan kewajiban sebagai PKP, serta diskusi tata cara pemenuhan kewajiban perpajakan melalui Coretax DJP.

Bersamaan dengan itu, para peserta mendapat kesempatan untuk melakukan diskusi dan konsultasi secara daring selama kelas pajak berlangsung. Penyuluh pajak KPP Pratama Sorong Ika Prasetya Triwahyudi Budianto turut memandu jalannya konsultasi daring tersebut.

Sejak awal tahun 2025, setidaknya lebih dari 100 PKP telah berhasil dikukuhkan di Provinsi Papua Barat Daya. Hal ini juga sejalan upaya pemerintah daerah dalam mendorong rekanan pemerintah berasal dari pengusaha lokal.

Para pengusaha lokal tersebut selanjutnya diarahkan untuk dikukuhkan sebagai PKP sehingga dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai proyek pembangunan.

Maraknya pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan peningkatan kredibilitas usaha turut menjadi mesin pendongkrak tumbuhnya PKP baru di Papua Barat Daya.

Meski cakupan wilayah kerja yang luas, edukasi tetap berjalan dengan lancar menggunakan sarana ruang kelas dalam jaringan (daring) berbentuk Zoom Meeting. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.