PURBALINGGA, DDTCNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Jawa Tengah, menyiapkan program penghargaan berupa bantuan pembangunan jalan bagi desa-desa yang berhasil meningkatkan kepatuhan dan optimalisasi penerimaan pajak.
Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif mengatakan desa yang mampu menunjukkan capaian terbaik dalam kepatuhan dan penerimaan pajak akan mendapatkan prioritas bantuan pembangunan, terutama untuk peningkatan kualitas jalan.
“Reward-nya berupa bantuan pembangunan yang diprioritaskan untuk jalan desa. Jadi, masyarakat bisa melihat secara langsung bahwa pajak yang mereka bayarkan kembali kepada mereka dalam bentuk pembangunan,” ujar Fahmi dalam siaran pers Pemkab Purbalingga, dikutip pada Rabu (24/6/2026).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Purbalingga untuk mendorong kesadaran membayar pajak. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memastikan masyarakat dapat langsung merasakan manfaat membayar pajak.
Fahmi menegaskan pembangunan jalan dipilih karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Kalau jalannya bagus, ekonomi bergerak. Maka pajak yang dibayarkan masyarakat harus mampu menciptakan manfaat yang bisa dirasakan bersama,” katanya.
Selain masyarakat, Fahmi juga meminta aparatur sipil negara (ASN) menjadi teladan dalam kepatuhan membayar pajak. Untuk itu, ia mengimbau ASN segera memenuhi kewajiban pajaknya agar menjadi contoh bagi masyarakat lain.
“ASN harus menjadi contoh. Kalau masih ada yang belum memenuhi kewajiban pajaknya, segera diselesaikan. Kita ingin budaya taat pajak dimulai dari lingkungan pemerintah terlebih dahulu,” tegasnya.
Fahmi optimistis potensi penerimaan pajak kendaraan di Purbalingga masih dapat terus ditingkatkan melalui kolaborasi seluruh pihak. Masyarakat pun diajak memanfaatkan berbagai layanan pembayaran pajak, termasuk Samsat Keliling agar proses pembayaran menjadi lebih mudah.
“Sebagian besar hasil pajak ini akan kita arahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan. Karena itu, mari bersama-sama taat membayar pajak demi kemajuan Purbalingga,” ajaknya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengapresiasi komitmen bupati dan wakil bupati Purbalingga dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Ia sepakat dengan langkah pemberian penghargaan secara langsung kepada masyarakat yang taat pajak.
“Yang kami harapkan memang adanya sinergi seperti ini. Kesadaran membayar pajak harus dibangun bersamaan dengan adanya reward yang jelas sehingga masyarakat mengetahui manfaat dari kontribusinya,” ujarnya.
Masrofi menilai konsep penghargaan bagi desa berprestasi dalam optimalisasi pajak berpotensi diadopsi di tingkat provinsi. Ke depan, sambungnya, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat diprioritaskan bagi daerah yang memiliki tingkat kepatuhan pajak terbaik.
“Secara proporsional harus ada penghargaan atas kontribusi pajak yang diterima pemerintah. Dengan begitu, masyarakat dan pemerintah daerah mendapatkan kejelasan manfaat dari kepatuhan pajak yang dibangun bersama,” katanya. (dik)
