Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Berbagai Insentif Pajak Sudah Diberikan, DJP Minta Ini ke Pelaku Usaha

A+
A-
0
A+
A-
0
Berbagai Insentif Pajak Sudah Diberikan, DJP Minta Ini ke Pelaku Usaha

Kasubdit Pelayanan Perpajakan DJP Yari Yuhariprasetia dalam webinar bertajuk Pengusaha Muda Paham Pajak: Tips dan Update Perpajakan 2021, Rabu (21/4/2021).

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) menyatakan gelontoran insentif sudah diberikan untuk membantu pelaku usaha bertahan dalam situasi pandemi dan diharapkan dapat dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

Kasubdit Pelayanan Perpajakan DJP Yari Yuhariprasetia mengatakan insentif pajak dalam merespons dampak pandemi pada kegiatan usaha tetap dilanjutkan pemerintah tahun ini. Menurutnya, fasilitas itu diharapkan dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh pelaku usaha.

"Diharapkan [insentif pajak] dapat dimanfaatkan bersama dengan penuh tanggung jawab, agar ekonomi bisa pulih kembali," katanya dalam webinar bertajuk Pengusaha Muda Paham Pajak: Tips dan Update Perpajakan 2021, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Penerbitan Laporan Soal Skema Pelaporan Pajak Cryptocurrency Ditunda

Yari menuturkan pemanfaatan insentif yang bertanggungjawab adalah patuh melaporkan realisasi pemanfaatan insentif kepada DJP. Menurutnya, administrasi perpajakan untuk pelaporan realisasi insentif sangat dipermudah dengan adanya aplikasi e-reporting.

Dia menjelaskan ruang pelaku usaha untuk mendapatkan insentif juga dipermudah, khususnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang hendak memanfaatkan insentif PPh final ditanggung pemerintah (DTP).

Insentif dapat dimanfaatkan tanpa perlu mengurus surat keterangan (Suket) sebagai UMKM yang memanfaatkan rezim PPh final 0,5% seperti yang diatur dalam PP No. 23/2018.

Baca Juga: Begini Profil Ketua Pengadilan Pajak yang Baru

Untuk itu, pemulihan ekonomi tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan kerja sama dari wajib pajak dan pelaku usaha untuk tertib administrasi dalam memanfaatkan insentif pajak dalam kerangka program pemulihan ekonomi nasional.

"Jadi perlu kerja sama yang baik dari seluruh elemen baik DJP, pengusaha, wajib pajak dan konsultan pajak," tutur Yari.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan Rp53,86 triliun untuk insentif dunia usaha dalam program PEN. Insentif yang diberikan di antaranya seperti pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 DTP, PPh final untuk UMKM DTP, serta PPnBM untuk kendaraan bermotor DTP.

Baca Juga: MA Lantik Ketua Pengadilan Pajak Periode 2021-2026

Kemudian, ada insentif bea masuk, pembebasan PPh Pasal 22 impor, restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat, dan pengurangan angsuran PPh Pasal 25. (rig)

Topik : insentif pajak, pelaporan realisasi, ditjen pajak, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 07 Mei 2021 | 11:10 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:00 WIB
THAILAND
Jum'at, 07 Mei 2021 | 09:40 WIB
PP 64/2021
Kamis, 06 Mei 2021 | 19:14 WIB
PENEGAKAN HUKUM
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK