Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 15:36 WIB
PAJAK DAERAH (18)
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Asyik, Gaji ke-13 ASN dan Anggota TNI/Polri Dibayarkan Agustus 2020

A+
A-
178
A+
A-
178
Asyik, Gaji ke-13 ASN dan Anggota TNI/Polri Dibayarkan Agustus 2020

Menkeu Sri Mulyani saat menyampaikan penjelasan mengenai gaji ke-13 melalui konferensi video, Selasa (21/7/2020). (tangkapan layar Youtube Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah memutuskan akan membayarkan gaji ke-13 kepada aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, dan pensiunan pada Agustus 2020.

Pencairan gaji ke-13 tersebut lebih lambat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya dibayarkan setiap Juni. Menteri Keuangan Sri mulyani Indrawati mengatakan pembayaran gaji ke-13 tersebut diharapkan bisa menjadi penggerak perekonomian pada kuartal III/2020.

"Pemerintah menganggap pelaksanaan gaji ke-13 bisa sama seperti THR [tunjangan hari raya], bisa menjadi stimulus ekonomi atau mendukung kegiatan masyarakat, terutama tahun ajaran baru," katanya melalui konferensi video, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Izin Pengoperasian KIHT Kudus Keluar

Sri Mulyani telah menyiapkan anggaran senilai Rp28,5 triliun untuk membayarkan gaji ke-13 tersebut. Nilai itu terdiri atas gaji ke-13 untuk ASN dan anggota TNI/Polri di pemerintah pusat senilai Rp6,73 triliun, dan pensiunan senilai Rp7,86 triliun. Selain itu, pada ASN di pemerintah daerah, disiapkan anggaran Rp13,89 triliun.

Menurut Sri Mulyani komponen gaji ke-13 masih sama seperti tahun lalu, yakni untuk ASN serta anggota TNI dan Polri terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan. Adapun pada pensiunan, penghasilannya meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan atau tunjangan tambahan penghasilan.

Sri Mulyani mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tetap membayarkan gaji ke-13 untuk ASN, anggota TNI/Polri, dan pensiunan karena mempertimbangkan tekanan ekonomi akibat pandemi, yang diikuti dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai daerah.

Pembayaran gaji ke-13 pun diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya pemulihan perekonomian nasional pascapandemi virus Corona. "Sehingga pembayaran gaji ke-13 ini sekarang dilaksanakan sebagai bagian dari stimulus perekonomian kita," ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan berbagai payung hukum pencairan gaji ke-13 sedang disiapkan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi, yang diperkirakan rampung dalam waktu dua pekan. Regulasi itu berupa revisi Peraturan Pemerintah (PP) No.35/2019 dan PP No.38/2019.

Baca Juga: Kemenkeu Proyeksikan Belanja Pemerintah Naik 0,6%-4,8% Tahun Ini

Pada April lalu, Presiden Jokowi memerintahkan Sri Mulyani mengkaji ulang pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk ASN lantaran penerimaan negara tahun ini sedang seret akibat virus Corona. Jokowi saat itu menilai anggaran THR dan gaji-13 bisa direalokasi untuk biaya penanganan pandemi. Namun, pada pertengahan Mei lalu, pemerintah akhirnya mentransfer THR untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan.

Gaji ke-13 pertama kali dibayarkan pada era pemerintahan Megawati Soekarnoputri pada 2004. Gaji ke-13 diberikan kepada para PNS dan pensiunan pada pertengahan tahun, menjelang masa ajaran baru anak sekolah. (kaw)

Topik : gaji ke-13, ASN, TNI, Polri, PNS, pensiunan, Sri Mulyani, Kemenkeu
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Ali Zeindra

Selasa, 21 Juli 2020 | 21:46 WIB
#MariBicara Semoga tidak hanya karena mempertimbangkan tekanan ekonomi akibat pandemi, yang diikuti dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di berbagai daerah yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tetap membayarkan gaji ke-13 untuk ASN, anggota TNI/Polri tetapi juga ... Baca lebih lanjut

Hadi Alhadi

Selasa, 21 Juli 2020 | 15:42 WIB
jelas

Hesty Rachman

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:36 WIB
Alhamdulillah akhirnya ada kejelasan bulan depan cair 😄
1
artikel terkait
Selasa, 22 September 2020 | 11:05 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 22 September 2020 | 10:19 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Senin, 21 September 2020 | 17:00 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Senin, 21 September 2020 | 14:23 WIB
RENSTRA DJP 2020-2024
berita pilihan
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:28 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:17 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 28 September 2020 | 17:15 WIB
KABUPATEN MALANG
Senin, 28 September 2020 | 17:00 WIB
RUU CIPTA KERJA
Senin, 28 September 2020 | 16:48 WIB
TAIWAN
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:22 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK