Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

A+
A-
0
A+
A-
0
Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

Ilustrasi.

BRUSSELS, DDTCNews – Uni Eropa meminta Amerika Serikat (AS) untuk menangguhkan kembali perang tarif impor selama enam bulan ke depan.

Komisioner Eropa bidang perdagangan Valdis Dombrovskis mengatakan permintaan gencatan senjata perang dagang merupakan cara Uni Eropa mencari solusi permanen sengketa tentang pemberian subsidi negara (state aid) bagi industri kedirgantaraan.

"Kami telah mengusulkan penangguhan semua tarif [bea masuk] secara bersama selama enam bulan untuk mencapai solusi yang dinegosiasikan," katanya, dikutip Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Klub Sepak Bola Alami Tekanan Keuangan, Federasi Minta Insentif Pajak

Dombrovskis menilai opsi penangguhan tersebut menguntungkan kedua belah pihak. Penangguhan tarif bea masuk impor dalam empat bulan terakhir saja sudah menghemat miliaran dolar impor antara Uni Eropa dan AS.

"Ini [penangguhan tarif bea masuk impor] akan menciptakan ruang bernapas yang diperlukan oleh industri dan pekerja di kedua sisi Atlantik," tuturnya.

Adapun kesepakatan penangguhan atas bea masuk berlaku untuk seluruh impor komoditas Uni Eropa ke pasar AS senilai US$7,5 miliar. Sementara itu, penangguhan impor komoditas asal AS berlaku dengan nilai US$4 miliar.

Baca Juga: Penerimaan Masih Tertekan, Pemda Bakal Lakukan Intensifikasi

Dombrovskis menambahkan Uni Eropa juga mengamati dengan cermat kebijakan AS di bawah Presiden Joe Biden yang meluncurkan UU dengan tagline 'Buy American'. Rencana beleid tersebut mengatur kegiatan belanja pemerintah federal yang dapat diberikan secara eksklusif hanya kepada perusahaan yang terdaftar di AS.

"Tujuan kami adalah mendorong pasar pengadaan publik yang bisa seterbuka mungkin di seluruh dunia," ujarnya seperti dilansir wctrib.com. (rig)

Baca Juga: Realisasi Dana PEN Capai 41%, Begini Perinciannya
Topik : belgia, uni eropa, AS, hubungan dagang internasional, bea masuk tambahan, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 02 Agustus 2021 | 13:50 WIB
TATA KELOLA ORGANISASI

Sri Mulyani Lantik Pejabat Eselon I, II, dan III Kemenkeu

Senin, 02 Agustus 2021 | 11:58 WIB
INDEKS HARGA KONSUMEN

Juli 2021 Inflasi 0,08%, Harga Barang Apa Saja yang Naik Saat PPKM?

Senin, 02 Agustus 2021 | 10:45 WIB
RESENSI JURNAL

Menakar Hak Pemajakan atas Penghasilan Influencer

Senin, 02 Agustus 2021 | 10:23 WIB
AMERIKA SERIKAT

Di Bawah Rezim Trump, Puluhan Korporasi Ternyata Tak Bayar Pajak

berita pilihan

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:30 WIB
KABUPATEN GIANYAR

Penerimaan Masih Tertekan, Pemda Bakal Lakukan Intensifikasi

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:20 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Realisasi Dana PEN Capai 41%, Begini Perinciannya

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:45 WIB
TAJUK PAJAK

Menyerahkan Kedaulatan Pajak

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:37 WIB
PMK 102/2021

Resmi! Pemerintah Beri Insentif PPN Sewa Unit Mal Hingga Lapak Pasar

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal Proposal OECD Pilar 1, Ini Kata Periset Pajak

Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Lini Masa Konsensus Pajak Digital

Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:55 WIB
PERSPEKTIF

Mencermati Kesepakatan Pajak Minimum Global

Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:45 WIB
KAMUS PAJAK INTERNASIONAL

Apa Itu Pilar 1 dan Pilar 2 Proposal Pajak OECD?

Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:30 WIB
DIGITALISASI EKONOMI

Bersiap Menyambut Arsitektur Baru Pajak Internasional