Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Reportase

Tarif PPN Jadi 15%, Otoritas Pajak Temukan Ribuan Pelanggaran

A+
A-
1
A+
A-
1
Tarif PPN Jadi 15%, Otoritas Pajak Temukan Ribuan Pelanggaran

Pemandangan pasar mobil saat sejumlah orang berkumpul untuk membeli kendaraan sebelum kenaikan PPN menjadi 15% di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (27/6/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed bin Mansour/AWW/djo

RIYADH, DDTCNews—Otoritas pajak Arab Saudi, General Authority of Zakat and Tax (GAZT) mencatat terdapat 1.685 pelanggaran sepanjang pekan pertama ini seusai adanya kenaikan tarif PPN dari 5% menjadi 15% mulai 1 Juli 2020.

"Kebanyakan pelanggaran dilakukan oleh pengusaha kena pajak (PKP) yang tidak memungut pajak sesuai dengan tarif baru. Banyak PKP yang memungut PPN lebih rendah dari 15% dari konsumen," tulis Gulf News dalam pemberitaannya, dikutip Kamis (9/7/2020).

Dalam menjamin sektor usaha memenuhi ketentuan PPN terbaru, GAZT mengerahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan secara nasional. Inspeksi ditargetkan atas usaha ritel, restoran, dan usaha-usaha perdagangan lainnya.

Baca Juga: Ini Sasaran DJP dari PPN 1% Hasil Pertanian Tertentu

GAZT mencatat kebanyakan pelanggaran atas ketentuan PPN terbaru terjadi di kota-kota besar seperti Riyadh sebanyak 201 pelanggaran, Jeddah 181 pelanggaran, dan Al-Ahsa 155 pelanggaran.

Dari hasil temuan itu, GAZT meminta para pemungut PPN untuk mematuhi ketentuan baru PPN 15%. GAZT berkomitmen terus melanjutkan pemeriksaan lapangan guna memastikan kepatuhan PKP dalam menjalankan ketentuan terbaru ini.

GAZT juga mengajak konsumen untuk melaporkan PKP yang tidak mengenakan PPN 15% melalui sambungan telepon, laman resmi, dan bahkan melalui aplikasi PPN yang tersedia untuk ponsel pintar.

Baca Juga: Tangani Pandemi Corona, Negara Ini Perkenalkan Pajak Solidaritas

Kerajaan Arab Saudi sebelumnya mengumumkan kenaikan tarif PPN pada 11 Mei 2020. Kenaikan PPN ini dilatarbelakangi oleh turunnya harga minyak yang selama ini menjadi penyokong penerimaan Arab Saudi.

Kenaikan PPN ini tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat. Meski begitu, kerajaan tetap menaikkan tarif PPN tersebut lantaran kebutuhan penerimaan negara yang makin besar seiring dengan pandemi Covid-19.

Selain kenaikan tarif PPN, Kerajaan Arab Saudi juga melakukan upaya penghematan anggaran sekaligus menandakan berakhirnya era belanja besar-besaran yang dilakukan oleh Arab Saudi pada periode sebelumnya. (rig)

Baca Juga: Ini Daftar Negara Dengan Tarif Pajak Properti Paling Tinggi di Eropa

Topik : arab saudi, tarif pajak, PPN, pengusaha kena pajak, pajak internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 04 Agustus 2020 | 17:42 WIB
PMK 89/2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 17:21 WIB
PMK 89/2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:30 WIB
ITALIA
Selasa, 04 Agustus 2020 | 15:13 WIB
BELGIA
berita pilihan
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 06:01 WIB
PMK 89/2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:02 WIB
PP 44/2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 19:00 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:15 WIB
LAYANAN BEA CUKAI
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:46 WIB
BANTUAN SOSIAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:12 WIB
WEBINAR SERIES DDTC