Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Sri Mulyani: Presiden Telah Tandatangani Revisi Perpres 54/2020

A+
A-
3
A+
A-
3
Sri Mulyani: Presiden Telah Tandatangani Revisi Perpres 54/2020

Menkeu Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/foc.

JAKARTA, DDTCNews—Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan Presiden Joko Widodo telah menandatangani revisi Peraturan Presiden No. 54/2020 tentang Perubahan Postur APBN 2020.

Menteri Mulyani mengatakan revisi itu berisi sejumlah perubahan outlook penerimaan dan alokasi belanja negara. Pemerintah juga memproyeksi defisit anggaran mencapai Rp1.039,2 triliun atau 6,34% terhadap PDB.

"Bapak Presiden telah menandatangani revisi Perpres Nomor 54/2020, yaitu postur anggaran yang defisitnya memang lebih besar," katanya melalui konferensi video, Rabu (24/5/2020).

Baca Juga: Ini Catatan Negara Berkembang Soal Proposal Pajak Digital OECD

Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan menggunakan seluruh belanja negara untuk penanganan dampak pandemi virus Corona seperti bantuan sosial, sokongan untuk UMKM, insentif dunia usaha, serta dukungan pada sektor keuangan dan perbankan.

Menkeu juga memastikan akan memantau perkembangan kondisi ekonomi yang berpengaruh pada APBN. Dia berharap berbagai dorongan yang diberikan pemerintah melalui APBN bisa memulihkan perekonomian pada kuartal III/2020.

"Itu akan kita monitor secara sangat detail pada minggu per minggu, agar mereka bisa berjalan sehingga pada kuartal III nanti perekonomian kita bisa mulai tumbuh dan bangkit kembali," ujarnya.

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

Kendati optimistis ekonomi membaik di kuartal III/2020, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga memahami Covid-19 tetap berpotensi memberikan tambahan risiko terhadap upaya pemulihan ekonomi.

Untuk diketahui, anggaran yang disiapkan pemerintah untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp695,2 triliun terdiri dari program penanganan kesehatan sebesar Rp87,55 triliun, anggaran perlindungan sosial sebesar Rp203,9 triliun.

Lalu, insentif usaha Rp120,61 triliun, dukungan sektor UMKM sebesar Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, dan untuk dukungan sektoral K/L dan Pemda sebesar Rp106,11 triliun.

Baca Juga: Tidak Bisa Manfaatkan PPh Final UMKM DTP Karena KLU, Ini Solusi DJP

Defisit APBN 2020 pun diproyeksikan melebar dari Rp852 triliun atau 5,07% terhadap PDB, menjadi Rp1.039,2 triliun atau 6,34%. Kebutuhan pembiayaan juga meningkat dari semula Rp741,8 triliun menjadi Rp1.647,1 triliun. (rig)

Topik : perpres 54/2020, apbnp 2020, presiden jokowi, anggaran pemerintah pusat, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Iwan Gunawan

Sabtu, 27 Juni 2020 | 13:36 WIB
Semoga Indonesia tetap jaya dan makin maju di bawah menkeu terbaik di dunia sri mulyani
1
artikel terkait
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:35 WIB
YUNANI
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:21 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK